Rosan Ungkap Pangsa Motor Listrik di RI Baru 1 Persen

CNN Indonesia
Kamis, 13 Agu 2026 15:55 WIB
CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan pangsa pembelian motor listrik di Indonesia masih sangat kecil. (Sekretariat Presiden).
Jakarta, CNN Indonesia --

CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan pangsa pembelian motor listrik di Indonesia masih sangat kecil.

"Tetapi yang membeli motor listrik kurang lebih hanya 60 sampai 70 ribu. Jadi hanya 1 persen," ujar Rosan dalam pidatonya di Peluncuran Motor Listrik Nasional, Beserta Ekosistem Pendkung, Bekasi, Kamis (13/8).

Rosan menyampaikan angka itu masih sangatlah kecil. Padahal, potensinya masih sangat terbuka lebar.

Ia menyebut saat ini ada sekitar 140 juta motor yang ada di Indonesia dengan setiap tahunnya pembeliannya di angka 6 sampai 7 juta motor.

Dengan begitu, angka penggunaan motor listrik di Indonesia pun masih sangatlah kecil.

Pada Kamis (13/8) hari ini, Prabowo meresmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional (MOLINAS) di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kegiatan ini disebut menjadi salah satu langkah memperkuat pembangunan industri motor listrik nasional dan mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi.

MOLINAS akan dikembangkan sebagai ekosistem nasional, bukan sekadar peluncuran satu merek atau satu model kendaraan.

"Ekosistem tersebut akan mencakup pengembangan industri dan manufaktur, komponen dan baterai, infrastruktur charging dan battery swapping, pembiayaan, distribusi, layanan purnajual, hingga penguatan penyerapan pasar," ucap Mensesneg Prasetyo Hadi dalam keterangannya, Kamis (13/8).

Pras menyampaikan PT Len Industri akan berperan sebagai lead integrator untuk mengorkestrasi kolaborasi para pemangku kepentingan dalam pengembangan ekosistem tersebut.

Ia berharap pembangunan ekosistem ini dapat memperkuat hilirisasi industri, meningkatkan kapasitas manufaktur dan rantai pasok dalam negeri, serta membuka peluang penciptaan lapangan kerja dan keterlibatan UMKM serta koperasi.

"Pada saat yang sama, pengembangan motor listrik akan diarahkan untuk mendukung ketahanan energi melalui pengurangan ketergantungan terhadap BBM dan peningkatan pemanfaatan energi listrik," ujarnya.

(mnf/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK