NOTA KEUANGAN RAPBN 2027

10 Poin Penting RAPBN 2027 yang Dijabarkan Prabowo di Depan DPR

CNN Indonesia
Jumat, 14 Agu 2026 17:39 WIB
Indonesian President Prabowo Subianto gestures as he delivers his annual budget speech to parliament, as Vice President Gibran Rakabuming Raka sits next to him, ahead of the country's 81st Independence Day anniversary, at the Parliament building in J
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan 10 langkah transformasi Indonesia dalam RAPBN 2027, termasuk pembenahan kesehatan, pendidikan, dan bursa komoditas. (REUTERS/Stringer).

6. Bangun PLTS 100 GW 

Pemerintah menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 gigawatt (GW) sekaligus mempercepat penghentian pembangkit listrik tenaga diesel.

Pada 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 30 GW pembangkit listrik tenaga surya dan penghentian 13 GW pembangkit listrik tenaga diesel. Prabowo juga menyebut idealnya setiap desa memiliki PLTS berkapasitas 1 megawatt.

Menurut perhitungan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang disampaikan Prabowo, pembangunan 100 GW PLTS berpotensi menghemat setidaknya Rp73,9 triliun per tahun dari penurunan biaya pokok produksi listrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

7. PFII dibangun di Jakarta dan Bali

Pemerintah menetapkan rencana pembangunan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Jakarta dan Bali. Pusat ini akan diarahkan menjadi tempat kegiatan keuangan, investasi, teknologi finansial, arbitrase, dan penyelesaian sengketa komersial berstandar dunia.

PFII akan memiliki Dewan Pertimbangan, Dewan PFII, lembaga pengelola, lembaga pengawas jasa keuangan, Pengadilan PFII di bawah Mahkamah Agung, serta Lembaga Arbitrase PFII.

Pemerintah juga membuka penggunaan bahasa Inggris dalam kontrak dan adopsi prinsip hukum komersial serta standar internasional. Kegiatannya mencakup perbankan, asuransi, pasar modal, derivatif, bursa karbon, bullion, fintech, keuangan syariah, family office, treasury center, dan manajemen investasi.

8. Bentuk Danantara Development Management Fund

Prabowo juga memperkenalkan Danantara Development Management Fund (DDMF) sebagai instrumen untuk menyiapkan, mengembangkan, dan membiayai proyek strategis jangka panjang yang belum dapat dibiayai melalui investasi komersial jangka pendek.

Dana tersebut akan diarahkan antara lain untuk proyek mobil nasional, motor nasional, Giant Sea Wall, serta proyek transformasional lainnya.

Untuk Giant Sea Wall Pantai Utara Jawa, Prabowo memperkirakan pembangunannya dapat membutuhkan waktu 15-20 tahun. Namun, jika 15 segmen dikerjakan secara serentak, proyek tersebut ditargetkan dapat selesai dalam delapan tahun.

9. Percepat Kendaraan Listrik

Pemerintah akan mempercepat elektrifikasi kendaraan sekaligus mengurangi subsidi BBM secara signifikan.

Prabowo mengatakan pemerintah akan memberikan insentif untuk 1 juta motor listrik yang diproduksi di dalam negeri oleh pengusaha Indonesia. Kebijakan ini ditujukan untuk menurunkan biaya kendaraan bagi masyarakat, mengurangi konsumsi BBM impor, serta memperbesar industri motor listrik dan rantai pasoknya.

"Kebijakan ini mempunyai tiga tujuan sekaligus: menurunkan biaya kendaraan bagi rakyat, mengurangi konsumsi bahan bakar impor, dan membesarkan industri motor listrik nasional beserta rantai pasok baterai, komponen, perangkat lunak, serta layanan purnajualnya," ujar Prabowo.

10. Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Istimewa

Langkah terakhir adalah mengajukan kebijakan dwi-kewarganegaraan secara terbatas bagi warga negara Indonesia yang memiliki talenta istimewa dan dapat memberikan kontribusi luar biasa bagi kepentingan nasional.

Prabowo menyebut Indonesia memiliki diaspora yang bekerja sebagai ilmuwan, dokter, insinyur, ahli kecerdasan buatan, peneliti, pengusaha, seniman, atlet, hingga profesional kelas dunia.

Pemerintah akan mengajukan perubahan undang-undang untuk membuka skema tersebut secara selektif dan terukur, dengan uji integritas, kewajiban yang jelas, serta perlindungan terhadap keamanan dan kepentingan negara.

(del/ins)

HALAMAN:
1 2