Rupiah Melemah ke Level Rp17.762 per Dolar AS Pagi Ini
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.762 per dolar AS pada perdagangan Rabu (2/9) pagi. Mata uang Garuda melemah 18 poin atau 0,10 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang berada di zona merah terhadap dolar AS. Yuan China turun 0,01 persen, peso Filipina melemah 0,42 persen, serta ringgit Malaysia terdepresiasi 0,12 persen.
Kemudian, Dolar Singapura melemah 0,02 persen, yen Jepang minus 0,08 persen, won Korea Selatan terapresiasi 0,24 persen, dan dolar Hong Kong stabil.
Senada, mayoritas mata uang utama negara maju pun melemah terhadap dolar AS. Euro Eropa turun 0,10 persen, poundsterling Inggris melemah 0,07 persen, dan dolar Australia terdepresiasi 0,04 persen.
Lihat Juga : |
Di sisi lain, dolar Kanada minus 0,09 persen, sedangkan franc Swiss melemah 0,18 persen.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah dibuka melemah terhadap dolar seiring eskalasi konflik di Timur Tengah, kenaikan harga minyak mentah dunia, serta penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi AS.
"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah, kenaikan harga minyak mentah dunia, serta penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi AS," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (2/9).
Ia memperkirakan pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang Rp17.700 hingga Rp17.800 per dolar AS.
(fln/pta)