IHSG Diproyeksi Cerah Jelang Akhir Pekan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Jumat (4/9).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dalam jangka pendek, meski potensi koreksi tetap perlu diwaspadai.
"Kami memperkirakan IHSG berpeluang menguat untuk menguji area 6.681-6.714. Namun, waspadai potensi koreksi jangka pendek ke kisaran 6.649-6.669," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.561, 6.476 dan resistance 6.705, 6.755 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ASII, BMRI, BNBR, dan CDIA.
Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih memiliki peluang melanjutkan tren penguatan, meski pergerakannya cenderung berimbang setelah mencapai target sebelumnya.
"Selama IHSG tidak turun di bawah level 6.569, indeks masih berpeluang melanjutkan tren naik," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.569, 6.496, 6.435, dan 6.376 dan resistance 6.836, 6.916, dan 7.071 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BBCA, BBRI, CPIN, dan UNVR.
IHSG ditutup di level 6.667 pada perdagangan Kamis (3/9) sore. Indeks saham menguat 72,1 poin atau naik 1,09 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp18,55 triliun dengan volume perdagangan sekitar 40,7 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,49 juta kali.
Pada penutupan kemarin, 402 saham menguat, 213 melemah, dan 180 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
(del/ins)