Ada Bencana, Purbaya Pede Ekonomi RI Tetap Tumbuh Sesuai Target
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan rentetan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah Indonesia belakangan ini akan berdampak pada laju perekonomian nasional.
Meskipun begitu, gangguan tersebut diyakini Bendahara Negara tidak akan memperlambat pertumbuhan ekonomi secara signifikan.
Sementara itu, Purbaya memastikan dari sisi anggaran negara sama sekali tidak akan terganggu dengan adanya bencana ini.
"Dari anggaran enggak ada masalah. Dari ekonomi harusnya sih ada gangguan dikit," ujar Purbaya ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9).
Lihat Juga :ERUPSI ANAK KRAKATAU Penerbangan Internasional ke Soetta Dialihkan ke 5 Bandara Alternatif |
Purbaya pun menegaskan pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga dan keempat tahun ini masih berjalan sesuai target pemerintah.
Bahkan, pemerintah justru disebut berambisi menggenjot lagi perekonomian RI di dua kuartal mendatang.
"Enggak akan sampai memperlambat ekonomi secara signifikan. Malah kita genjot di triuwlan tiga dan empat ini," ujar Purbaya.
Untuk urusan anggaran bencana, Purbaya telah menyiapkan alokasi sebesar Rp5 triliun untuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun, ia mengatakan sampai saat ini BNPB belum mengajukan tambahan anggaran untuk penanganan sejumlah bencana yang tengah melanda berbagai wilayah di Indonesia.
Purbaya juga menambahkan di BNPB sudah ada anggaran sebesar hampir Rp1 triliun.
"Dia (BNPB) punya hampir Rp1 triliun kan yang ready," ujar Purbaya.
Apabila dana yang bernilai hampir Rp1 triliun tersebut menipis, BNPB dapat mengajukan pencairan dana tambahan hingga batas maksimal Rp5 triliun. Namun, Purbaya menyebut hingga saat ini pengajuan tersebut belum masuk ke Kementerian Keuangan.
"Belum masuk (permintaan tambahan anggaran dari BNPB). Kalau itu tergantung permintaan dari BNPB. Jadi kalau dia minta, kita lihat. Kalau dia minta, ditambah lagi," ujar Purbaya.
Ia menegaskan mekanisme pencairan anggaran untuk penanggulangan bencana memiliki pendekatan yang berbeda dari yang biasanya. Dana penanganan bencana akan dicairkan semaksimal mungkin agar dapat mengurangi penderitaan di masyarakat.
"Jadi kalau untuk bencana treatment-nya beda untuk mengurangi penderitaan yang dialami oleh masyarakat kita. Kita akan usahakan semaksimal mungkin, jadi enggak usah khawatir untuk anggaran bencana," ujar Purbaya.
(dhz/ins)