ANALISIS

Menakar Urgensi Rencana Bagi-bagi HP Gratis Prabowo

Muhammad Falah Nafis | CNN Indonesia
Kamis, 15 Okt 2026 07:40 WIB
Sejumlah penjual ponsel melayani pengunjung di kawasan Blok M, Melawai, Jakarta, Senin (29/9). (CNN Indonesia/Febria Adha L).
Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo ungkap rencana pembagian HP gratis untuk masyarakat. Seberapa mendesak program ini? (FOTO:CNN Indonesia/Febria Adha L).
Jakarta, CNN Indonesia --

Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo membeberkan rencana Presiden Prabowo Subianto membagikan handphone (HP) gratis kepada masyarakat.

Hashim, yang merupakan adik Prabowo menjelaskan pembagian HP gratis ini seiring dengan program rekening gratis dari pemerintah. Ia menyebut dalam HP itu akan dilengkapi rekening gratis yang otomatis memiliki saldo awal sebesar Rp50 ribu.

Adapun pemerintah menargetkan rekening gratis hanya diberikan kepada warga yang baru menginjak usia 17 tahun dan belum memiliki rekening.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setiap warga negara akan diberikan ponsel yang dilengkapi rekening digital. Seluruh dana akan tersedia di sana dan dikirimkan ke rekening masing-masing," ujarnya dalam acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (13/10).

Sementara, Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo mengungkap rencana pembagian telepon seluler (ponsel) atau hp gratis bagi masyarakat masih dalam tahap pembahasan.

Dradjad belum dapat membeberkan rincian wacana pembagian HP gratis beserta kesiapan anggarannya karena wacana itu belum final. Adapun ia memastikan akan menyampaikan detail kebijakan tersebut setelah pembahasan selesai dilakukan.

[Gambas:Youtube]

"Nanti (soal hp gratis) kita akan bahas lagi. Kalau sudah kita bahas, baru kita sampaikan," ujar Dradjad ketika ditemui di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (14/10).

Dradjad menjelaskan program yang kebijakannya telah matang dan siap dieksekusi saat ini adalah penyediaan rekening bank gratis. Pemerintah bahkan telah mengalokasikan dan menyiapkan anggaran untuk pengisian saldo awal sebesar Rp50 ribu pada setiap rekening tersebut

"Dari pemerintah yang sudah kita siapkan kan pembukaan rekening yang Rp50 ribu itu. Anggaran pembukaan rekeningnya sudah siap," imbuhnya.

Pertanyaannya, seberapa mendesak wacana kebijakan pembagian HP gratis itu?

Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) Ronny P. Sasmita menilai urgensi program ini masih perlu diuji lebih jauh. Menurutnya, digitalisasi bantuan sosial (bansos) memang penting, tetapi membagikan ponsel pintar bukanlah satu-satunya jalan keluar.

"Menurut saya, jika tujuan utamanya mendukung penyaluran bansos secara digital, penerima yang paling layak bukan seluruh warga, tapi keluarga miskin dan rentan yang memang membutuhkan perangkat tetapi belum memilikinya," ujar Ronny kepada CNNIndonesia.com, Rabu (14/10).

Menimbang Prioritas Kebutuhan dengan Anggaran BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2