BEI Terkejut MSCI Kaji Pasar Modal RI Turun ke Standalone Market

CNN Indonesia
Jumat, 16 Okt 2026 13:21 WIB
BEI mengaku terkejut dengan langkah MSCI yang tiba-tiba meluncurkan konsultasi perubahan status pasar modal Indonesia ke pasar mandiri (standalone market). Ilustrasi. (Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku terkejut dengan langkah Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang secara tiba-tiba meluncurkan konsultasi perubahan status pasar modal Indonesia dari kategori pasar negara berkembang (emerging market) menjadi pasar mandiri (standalone market).

Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi mengungkapkan pengumuman proposal konsultasi oleh penyedia indeks global itu datang jauh lebih cepat dari jadwal rutin yang diperkirakan para pelaku pasar.

Iding menyebut pengumuman MSCI yang beredar hampir sebulan lebih awal dari biasanya. Padahal, pengumuman final dari MSCI dijadwalkan bakal dipublikasikan pada awal November.

"Kami juga terus terang surprise, banyak pihak surprise, ya pelaku pasar juga surprise. Kok bisa jauh lebih awal ya? Biasanya kan seminggu atau dua minggu, dengan final announcement tuh di November kan, awal November. Nah ini lebih awal hampir sebulan sebelumnya, itu terus terang di luar perkiraan kami juga," ujar Iding kepada awak media di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Jumat (16/10).

Iding menegaskan status standalone market bukan berarti kelas pasar yang terendah meski reklasifikasi itu mengundang kekhawatiran pelaku pasar. Ia mengatakan klasifikasi tersebut merupakan kategori khusus bagi pasar yang memerlukan pengawasan lebih lanjut dari para investor global.

"Perlu diketahui oleh teman-teman bahwa klasifikasi MSCI standalone market itu bukan klasifikasi terendah. Itu adalah klasifikasi khusus kalau memang market itu perlu mendapatkan perhatian khusus," jelasnya.

Dari sisi skala, Iding menyebut pasar saham Indonesia sebenarnya masih tergolong emerging market. Namun, MSCI juga menilai kualitas pasar dari aspek investability, transparancy, hingga integrity.

Ia menambahkan sebagian investor global masih meragukan efektivitas dan penegakan hukum dari reformasi pasar modal yang dijalankan bursa.

Iding pun menegaskan BEI berkomitmen untuk segera meminta klarifikasi MSCI untuk mendapatkan penjelasan teknis dan menuntaskan kekhawatiran para investor global.

Ia menekankan langkah reformasi fundamental bursa, seperti peningkatan transparansi data hingga penghapusan batas bawah harga saham (floor price) juga bakal terus diperkuat.

"Tentu dengan pengumuman terakhir ini, kami akan gali lebih jauh lagi concern-concern mereka. Dan kami, again, komitmen kami adalah terus melakukan reformasi yang sudah kami lakukan, kami perbaiki quality-nya apa, evidence-evidence-nya, ukuran-ukuran efektivitasnya juga akan kami komunikasikan," ujar Iding.

MSCI mengumumkan dimulainya konsultasi atas usulan perubahan status pasar modal Indonesia dari kategori pasar negara berkembang (emerging market) menjadi pasar mandiri (standalone market).

Konsultasi dilakukan dengan pelaku pasar. Keputusan final soal status pasar modal RI diumumkan pada 30 Juni 2027.

"MSCI akan mengumumkan keputusan final paling lambat akhir Juni 2027 dan dapat memberikan pembaruan sementara mengenai masukan dari pelaku pasar selama periode konsultasi," bunyi pengumuman MSCI, Jumat (16/10).

Konsultasi penurunan status pasar dilakukan lantaran MSCI menilai reformasi pasar saham Indonesia sejauh ini belum menunjukkan kemajuan yang konsisten.

Sebagai bagian dari tinjauan status RI, MSCI melaporkan pelaku pasar menyampaikan kekhawatiran signifikan terkait kelayakan pasar saham Indonesia untuk berinvestasi.

"Kekhawatiran tersebut mencakup ketidakjelasan struktur kepemilikan saham yang terus berlangsung, serta dugaan perilaku perdagangan yang terkoordinasi," imbuh MSCI.

MSCI menjelaskan meskipun otoritas Indonesia mengumumkan sejumlah reformasi, investor institusi menekankan perlunya penerapan yang konsisten dan bukti bahwa kebijakan tersebut memberikan dampak signifikan serta berkelanjutan.

(fln/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK