Padang itu menyajikan 'karpet' rumput yang luas, dengan semak pendek dan pohon di beberapa titik. Ada sebuah kubur batu yang mencolok mata. Beberapa kerbau dibiarkan bebas merumput dengan tenang.
Pemandangan itu berpadu dengan langit cerah Sumba yang menampilkan warna biru dan putih nan sempurna. Di bulan Februari atau Maret, tempat ini dipakai untuk Festival Pasola atau pertarungan adat penduduk setempat, dengan kuda dan tombak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Butuh perjuangan menuju ke sana. Setidaknya perlu waktu enam jam dari kota, dengan karakter perjalanan yang berkelok-kelok dan melelahkan. Tapi itu semua langsung terhapus begitu melihat kecantikan padang savana ini.
Siapkan bekal makanan jika ingin merasakan nikmatnya piknik di alam bebas, di antara kuda dan kerbau yang merumput santai.