Durian si Raja Buah

Aturan Sehat Makan Durian Agar Tak Membahayakan

Merry Wahyuningsih, CNN Indonesia | Kamis, 18/12/2014 12:00 WIB
Aturan Sehat Makan Durian Agar Tak Membahayakan Ilustrasi durian (Thinkstock/TanawatPontchour)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dengan rasa dan aroma yang khas, durian punya penggemar fanatik sendiri di Indonesia. Bahkan, ia dijuluki sebagai raja dari segala buah. Sayangnya, durian dianggap tidak sehat lantaran zat yang dikandungnya.

Dari kandungan nutrisi, sebenarnya durian sama dengan buah lainnya. Durian mengandung serat, karbohidrat, vitamin C, serta antioksidan dari zat aktif dalam warna buah putih dan kuning.

“Kandungan nutrisi durian bagus, tapi kebanyakan orang di Indonesia sukanya makan durian yang matang, manis, wangi, yang bisa dicolek,” kata Samuel Oetoro, dokter spesialis gizi klinik dari Siloam Hospital, Jakarta, saat dihubungi CNN Indonesia, Kamis (18/12).


Menurut Samuel, jika durian sudah terlalu matang dan rasanya sangat manis, maka karbohidrat di dalamnya akan berfermentasi menjadi alkohol. Inilah yang membuat durian membahayakan kesehatan.

“Durian itu tidak mengandung kolesterol. Dia ada mengandung lemak tapi lemak nabati. Yang berbahaya justru karena sudah berfermentasi jadi alkohol,” kata Samuel menjelaskan.

Karena itu, saran Samuel, agar tetap sehat pilihlah durian yang mengkal atau setengah matang, dengan daging buah yang masih agak keras.

“Kalau di Thailand buah durian yang ditawarkan biasanya masih mengkal. Tapi meski begitu, makan sesuatu ya janganlah berlebihan. Makan durian juga jangan keseringan,” ujar Samuel menyarankan.