Cara Bedakan Rasa Kembung Biasa dan Masalah Pencernaan Serius

Windratie, CNN Indonesia | Selasa, 10/02/2015 14:14 WIB
Cara Bedakan Rasa Kembung Biasa dan Masalah Pencernaan Serius Apa yang dikira sebagai nyeri gas biasa bisa merupakan salah satu dari sejumlah masalah kesehatan. (Getty Images/ b-d-s)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setiap orang mengalami gas di usus yang menyebabkan rasa kembung tidak nyaman, bahkan rasa sakit. Namun, bagaimana seseorang bisa tahu bahwa gas di dalam usus sekedar berlebihan, atau ada hal lain yang lebih serius?

Gas adalah sesuatu hal yang normal terjadi pada tubuh, tapi sering membuat rasa tak nyaman. Gas adalah bagian dari proses pencernaan. Dia juga produk sampingan dari banyaknya makanan yang kita konsumsi.

Namun, kadang rasa kembung dan sakit yang sama bisa jadi gejala kondisi kesehatan tertentu. Biasanya ada tanda-tanda lain yang menunjukkan bahwa gas di perut tidak bisa disalahkan.


Apakah itu hanya merupakan gas di usus biasa? Anda perlu tahu bahwa beberapa orang membuang gas lebih dari 20 kali dalam satu hari, dan itu masih dianggap normal. Jadi, apa yang Anda pikir itu merupakan gejala gas berlebihan, sebetulnya adalah mungkin jumlah yang wajar.

Berikut adalah beberapa cara sederhana untuk mengetahui apakah gas di usus berada di balik rasa kembung dan ketidaknyamanan perut Anda:

- Anda merasakan dorongan untuk buang gas atau bersendawa.
- Saat merasa kembung dan sakit, Anda akan merasa lebih lega ketika membuang gas.
- Rasa sakit dan kembung tidak menetap atau bahkan memburuk.
- Gas yang berlebihan dan juga kembung terasa lebih baik ketika melakukan perubahan diet, seperti menghilangkan susu, dan membatasi makanan tinggi lemak.
- Nyeri dan kembung membaik ketika menelan udara kurang. Menelan udara berlebihan terjadi ketika mengunyah permen karet atau makan terlalu cepat.


Kemungkinan lain yang bisa terjadi

Meskipun biasanya bukan merupakan tanda penyakit serius, gas yang berlebihan bisa menjadi tanda peringatan dari masalah medis mendasar. Gas yang berlebihan bisa merupakan gejala kelainan pada sistem pencernaan seseorang. Apa yang dikira sebagai nyeri gas biasa bisa merupakan salah satu dari sejumlah masalah kesehatan.

Berikut beberapa kemungkinan yang menyebabkan sakit perut dan kembung:

- Sembelit.
- Intoleransi laktosa atau intoleransi makanan (alergi).
- Penyakit gastroesophageal reflux (GERD) atau gangguan pencernaan.
- Irritable bowel syndrome (IBS) atau gangguan sistem pencernaan.
- Batu ginjal, batu empedu, kandung empedu meradang.
- Penyakit Crohn atau kolitis ulseratif (penyakit radang usus).
- Maag dalam saluran pencernaan.
- Radang usus buntu.
- Obstruksi atau penyumbatan pada usus.
- Tumor di perut.

Pada kebanyakan kasus, seseorang akan melihat gejala lain dari sekedar gas dan kembung. Misalnya, dalam kasus usus buntu, ada kemungkinan terjadi perubahan di perut, seperti rasa kaku, dan nyeri yang ekstrem. Nyeri karena gas tidak membuat perut sensitif terhadap sentuhan. Jadi, jika merasakan rasa sakit hebat, segera minta nasihat medis.



(win/win)