Soal Kaus Komunis, Puteri Indonesia: Aku International Minded

Ilandra Aisyah, CNN Indonesia | Selasa, 24/02/2015 20:38 WIB
Soal Kaus Komunis, Puteri Indonesia: Aku International Minded Anindya Kusuma Putri, Puteri Indonesia 2015 saat konferensi pers di Gedung Mustika Ratu, (24/2).
Jakarta, CNN Indonesia -- Puteri Indonesia 2015, Anindya Kusuma Putri tak menyangka kalau fotonya yang menggunakan kaus merah dengan gambar palu arit, sebagai lambang komunis bisa menuai masalah di kemudian hari. Ia mengaku, kaus ini adalah hadiah dari teman-teman Vietnamnya saat mengikuti Association Internationale des etudiants en science economiques et commercials (AIESEC).

Ketika memakai kaus itu, ia mengaku hanya bertujuan untuk menghargai pemberian temannya itu. Sebagai balasannya, ia memberikan baju batik kepada mereka. Meski mengetahui arti lambang tersebut, Anin mengaku tak ada maksud negatif akan hal ini.

Yang jadi pertanyaan besar, apa pertimbangannya untuk mengunggah foto tersebut ke akun media sosial?


"Aku orangnya international minded. Jadi berpikir teman-teman di luar negeri akan melihat foto-foto ini dari Instagram," kata Anin di Graha Mustika Ratu, Selasa (24/2).

"Saat itu tidak berpikiran kalau followers akan membeludak."

Ia mengatakan, awal-awal mengunggah foto tersebut, hanya beberapa temannya yang mengatakan bahwa ia sangat berani mengunggah foto tersebut. Namun, karena alasan menghargai teman dan international minded, ia pun tak berpikir macam-macam.
Namun, kini, Anin sudah menjadi seorang Puteri Indonesia 2015. Hidupnya tak akan lagi sama, termasuk jumlah follower-nya di media sosial. Semua gerak-geriknya akan jadi perhatian banyak orang.

"Ini cobaan saat jadi Puteri Indonesia 2015. Sekarang akan lebih berhati-hati ketika mengunggah foto lagi di media sosial," ucapnya.

(chs/utw)