Bakteri yang mengontaminasi es krim tersebut disebut dengan listeria monocytogenes. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), sekitar 1600 orang Amerika sakit karena bakteri listeria setiap tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Itu sebabnya mengapa ini menjadi masalah untuk makanan yang didinginkan seperti es krim dan keju,” kata Bill Marler yang merupakan seorang pengacara keamanan pangan di negara bagian Washington.
Dilansir dari laman Time, FDA mengonfirmasi bahwa tiga strain bakteri yang berasal dari jalur produksi Blue Bell pada satu fasilitas di Brenham, Texas. Meski demikian, FDA belum mengungkapkan titik lokasi pasti terjadinya kontak dengan bakteri itu. Blue Bell berdalih jika salah satu mesinnya telah menciptakan masalah tersebut.
“Sepertinya, bagian mesin terkontaminasi. Bentuk cair es krim melewati mesin ketika belum membeku, tetapi sekitar 40 derajat fahrenheit (4 derajat celsius), dan itu adalah tempat yang baik untuk bakteri (listeria) tumbuh,” kata Marler.
Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sebelumnya es krim terkontaminasi juga pernah menyerang orang-orang Amerika. Pada Desember 2014, Snoqualmie Gourmet Ice Cream, Inc mengeluarkan peringatan bahwa beberapa produk es krim, gelato, custard, dan sorbet positif terkontaminasi listeria. Dua orang sudah jadi korban.
Pada 1994, sekitar 200 ribu orang jatuh sakit akibat mengonsumsi es krim Schwan. Es krim tersebut telah diangkut oleh truk distribusi yang sebelumnya mengangkut telur yang terkontaminasi salmonella.
Wabah, susu terbaru lainnya, termasuk 2.014 wabah listeria produk keju dan susu dihasilkan oleh Oasis Brand, Inc. Lima orang jatuh sakit, dan satu meninggal. Setahun sebelumnya, enam orang terinfeksi listeria di perusahaan pemproduksi keju Crave Brothers Farmstead, satu orang dilaporkan tewas.
(win/mer)