Menara Gentala Arasy, Ikon Baru Kota Jambi

Noor Aspasia Hasibuan, CNN Indonesia | Sabtu, 28/03/2015 13:00 WIB
Menara Gentala Arasy, Ikon Baru Kota Jambi Jembatan Pedestrian ( ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setiap kali berwisata ke suatu tempat, otomatis Anda akan mencari ikon kota atau landmark kota sebagai latar belakang foto. Tak dimungkiri, ikon kota menjadi salah satu magnet untuk wisatawan.

Untuk mendongkrak wisata di kota Jambi, kota ini membangun sebuah ikon penanda ciri khas kotanya. Jambi kini memiliki menara Gentala Arasy. Gentala Arasy adalah menara yang dibuat setinggi 80 meter. Menara dengan warna hijau dan kuning yang khas ini terletak di depan Jembatan Pedestrian.

"Paris terkenal dengan Eiffel-nya, Kuala Lumpur terkenal dengan Menara Kembar, dan Liberty di New York, maka menara ini bisa menjadi ikon yang sama bagi kota jambi," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pidato sambutan peresmian menara ini di Jambi, Sabtu (28/3).


JK berharap dibangunnya Menara Gentala Arasy ini maka bisa menjadi ikon baru Kota Jambi yang kelak bisa menarik perhatian wisatawan domestik dan mancanegara. Tak berbeda jauh dengan Monas di Jakarta, Menara ini juga menonjolkan sisi historis Jambi melalui museum dan mini bioskop yang akan menayangkan beragam film dokumenter bersejarah. Bioskop kecil ini berada di dasar menara.

Tak kalah indah dengan Menara Gentala Arasy, Jembatan Pedestrian diyakini juga bisa menjadi ikon baru Kota Jambi. Jembatan ini dibangun sepanjang 503 meter dengan lebar 4,5 meter. Jembatan ini sudah dibangun sejak tahun 2012 untuk menghubungkan dua daratan di atas sungai Batang Hari. Dalam proses pembangunannya, jembatan ini menghabiskan dana hampir 90 miliar.  

Namun, sayangnya kondisi sungai Batang Hari di bawahnya masih sangat keruh. Tak sepadan dengan indah dan megahnya jembatan serta menara ini. Air sungai terlihat berwarna cokelat dan kurang sedap dipandang. Melihat kondisi ini, JK meminta pemerintah setempat bisa menjaga dan membersihkan sungai tersebut.

"Tentu mudah apabila kita disiplin terutama dalam menciptakan lingkungan yang baik," kata JK.


(chs/chs)