Sumesh pun menyanggah anggapan orang bahwa jin yang kotor harus dicuci karena menyimpan bakteri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, menurut Sumesh, jin yang tidak terlalu sering dicuci akan membuat corak unik baru. "Coba jangan terlalu sering dicuci dan lihat hasilnya pasti keren," katanya.
Sumesh juga menyarankan agar jin dicuci dengan tangan, bukan mesin.
Setelah dicuci, Sumesh tidak menyarankan proses setrika. Selain merusak bahan, setrika juga dapat membuat bentuk jin kembali kaku.
"Saat kamu memakai jin, ada bentuk khusus yang terbentuk di bagian-bagian tertentu, seperti lekukan di lutut, bokong. Jika disetrika, jin akan kembali ke bentuk semula dan kaku," tutur Sumesh.
Menurut Sumesh, setelah dicuci, sebaiknya jin hanya digantung. "Jangan cuci jin. Kalaupun mau dicuci, setelah pemakaian kesepuluh dan dengan tangan, lalu gantung," ucap Sumesh menutup pembicaraan.
(mer/mer)