Tidak juga, pengantin perempuan juga terlihat cantik dan seksi, sekalipun ia berjenggot. Anda pasti tahu kisah Harnaam Kaur, seorang perempuan yang memiliki jenggot. Perempuan berusia 24 tahun ini memiliki jenggot dan rambut berlebihan karena menderita sindrom ovarium polisiklik.
Ia mengaku sempat merasa depresi, menyakiti diri sendiri dan ingin bunuh diri. Tapi kini semuanya berubah, ia sudah bisa menerima dirinya dan juga jadi lebih berani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motivasi dan inspirasinya tak hanya sampai ke situ. Ia bahkan berani tampil sebagai model baju pengantin. Terkadang, memikirkannya saja sudah takut karena takut terlihat tak cantik.
Adalah Louisa Coulthurst dari Urban Bridesmaid Photography yang menjadikannya model busana pengantin. Namun, nyatanya Kaur terlihat nyaman dan juga cantik dalam balutan busana pengantin sleveless.
Dengan baju pengantin berwarna putih, dan sorban putih ia terlihat cantik. Matanya dirias, memakai bulu mata palsu, dan lipstik mengilat. Di kepalanya, tambahan bunga-bunga segar aneka warna dan juga daun pakis hijau jadi aksesori di sorban putihnya.
Ia tak berusaha untuk menutupi jenggotnya. Ia bahkan dengan bangga menonjolkannya. Dalam beberapa foto, jenggotnya terlihat diselipkan beberapa bunga-bunga kecil yang cantik dengan aneka warna.
(chs/mer)