Diabetes Tipe 2 Paling Banyak Terjadi pada Orang Indonesia

Fadli Adzani, CNN Indonesia | Rabu, 02/09/2015 12:54 WIB
Diabetes Tipe 2 Paling Banyak Terjadi pada  Orang Indonesia Ilustrasi diabetes . (Dmitry Lobanov)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyakit diabetes, atau yang biasa disebut dengan "mother of all diseases", adalah penyakit yang disebabkan kadar gula darah tinggi. Jika dibiarkan, dapat menyebabkan munculnya penyakit komplikasi lain pada pengidapnya.

"Diabetes Mellitus adalah ibu dari banyak penyakit, dapat merusak organ-organ penting dalam tubuh kita," kata Tri Juli Edi Tarigan, ahli penyakit dalam dan konsultan endokrin dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Saat ini, Indonesia masuk dalam daftar dari 10 negara pengidap diabetes tertinggi di dunia, menduduki peringkat ke-7.  Edi mengatakan, jenis diabetes yang paling banyak dirasakan orang Indonesia adalah tipe yang kedua.


Tahun lalu, menurut IDF (International Diabetes Federation), Indonesia memiliki sekitar 9,1 juta pengidap diabetes, diperkirakan pada 2035, jumlahnya akan mencapai 14,1 juta.

Ia menambahkan, terdapat beberapa budaya orang Indonesia yang menyebabkan penyakit diabetes di Indonesia, seperti kurangnya olahraga, terlalu banyak makan dan berat badan berlebih (obesitas).

"Sebenarnya, jika orang Indonesia menghindari hal-hal itu, mereka tak perlu khawatir akan penyakit Diabetes," ujar TJ, demikian Edi akrab disapa.

Selain itu, kebiasaan orang Indonesia yang sudah diagnosis mengidap diabetes, biasanya mereka tidak minum obat secara rutin, telat kontrol gula darah, jarang kontrol kesehatan dan takut untuk menggunakan jarum insulin, hal-hal tersebutlah yang nantinya akan memperparah diabetes mereka, sehingga menimbulkan komplikasi.

Lebih lanjut, TJ menyarankan, agar orang-orang yang mengidap penyakit diabetes, agar berolahraga seperti jogging, bersepeda atau berenang.

"Minimal 30 sampai 60 menit setiap hari, dan lakukan selama lima kali dalam seminggu," saran TJ.