Djoko mengatakan radang amandel bisa memicu infeksi jantung akibat adanya bakteri streptokokus beta hemolitikus. Sebelum mengendap di jantung biasanya bakteri tersebut mengendap di tonsil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Djoko mengatakan saat ini kasus tersebut jarang ditemukan karena sudah banyak penisilin dan antibiotik yang bekerja dengan baik.
Kendati demikian, ia tetap menganjurkan jika radang amandel menyerang Anda atau anak-anak Anda segera obati. Sebab, bukan tidak mungkin infeksi jantung mengintai jika radang amandel dibiarkan lama bersarang di tenggorokan.
Radang amandel atau yang sering disebut tonsilitis sering dialami oleh anak-anak. Radang ini biasanya terjadi di dua kelenjar kecil yang terdapat di dalam tenggorokan.
Amandel merupakan sebuah organ yang berfungsi sebagai pencegah infeksi terutama pada anak-anak. Tapi, semakin bertambah umur, kekebalan tubuh makin kuat dan fungsi amandel akan tergantikan. Lama kelamaan amandel akan menyusut karena tidak dibutuhkan tubuh lagi.
Sebagian besar radang amandel disebabkan oleh virus dan bakteri. Gejala orang yang terkena radang amandel akan merasakan sakit kepala, demam, nyeri tenggorokan saat menelan, dan batuk. Gejala ini bisa dirasakan selama berhari-hari.
(mer)