Dalam dua studi kasus, anjing-anjing tersebut tidak hanya mendeteksi jatuhnya kadar glukosa pemiliknya, mereka bahkan mendorong pemiliknya agar segera makan. Kendati begitu, masih belum jelas bagaimana anjing tersebut bisa melakukannya. Namun, mungkin saja mereka mendeteksi tremor otot atau perubahan aroma tuannya, kata penelitian tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT