Angga Maliq & D'Essentials: Jangan Terlena Harga Murah

Tri Wahyuni, CNN Indonesia | Kamis, 10/12/2015 18:21 WIB
Angga Maliq & D'Essentials: Jangan Terlena Harga Murah Angga Maliq & d'Essentials (tengah) saat konferensi pers perayaan Hari Belanja Online Nasional Kamis (10/12). (CNN Indonesia/ Tri Wahyuni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lahir sebagai generasi 80-an, Angga Puradiredja, vokalis Maliq & D'Essentials mengaku tak terlalu akrab dengan kebiasaan belanja online. Bahkan laki-laki berusia 35 tahun itu mengklaim dirinya gagap teknologi.

Sebenarnya istilah belanja online atau e-commerce sudah dikenal Angga sejak ia duduk di bangku kuliah. Kala itu, Angga yang berstatus mahasiswa teknik elektro mengambil sertifikasi Teknik Informatika. Perihal kemajuan internet tentunya sudah harus ia ketahui, bahkan kuasai.

"Sebenernya e-commerce sudah ada di kepala aku sejak dulu. Cuma pada saat aku masuk Maliq, kita masih jualan konvensional, e-commerce itu jadi masa sih bisa?" kata Angga saat ditemui di kawasan Slipi, Jakarta, Kamis (12/10).


Dan pada akhirnya, baru tiga tahun belakangan, tepatnya pada akhir 2012, Angga beserta grup musiknya Maliq & D'Essentials menekuni jualan online untuk menyebarkan CD dan merchandise-nya.

Secara pribadi, Angga juga pernah menjual beberapa barang pribadinya secara online. Ia pernah menjual sepatu di sebuah situs media sosial berbasis fans, dan sebentar lagi ia akan menjual stick golfnya dalam rangka Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2015 bekerja sama dengan sebuah aplikasi mobile.

Sementara itu, untuk pengalaman belanja online, Angga memulainya pada tahun 2011. Saat itu ia sedang mencari sepatu idamannya.

Ke mana-mana ia mencari tapi tak kunjung mendapatkannya. Bahkan ia juga sempat mencari sepatu idamannya itu ke Australia dan Singapura.

"Akhirnya aku nemu di online. Waktu itu aku dapatnya di eBay," kata Angga.

Kendati pengalaman belanjanya sudah dimulai sejak 2011, tapi Angga mengaku tak sering belanja online, karena pada dasarnya ia tak menyukai ritual belanja.

Ia juga mengaku belum lihai untuk melakukan belanja online. Angga masih suka meminta bantuan rekan maupun istrinya jika ingin membeli sesuatu.

"Kalau mau belanja online konsultasinya panjang banget sama teman-teman. Kadang yang nyariin mereka atau istri juga. Karena kan sekarang gambar bisa nipu banget. Jadi buat menganalisa dan review seberapa terjaminnya itu perlu dibantu sama mereka," ujar Angga.

Suami dari Melanie Putria itu juga mempunyai tips tersendiri ketika belanja online. Yang paling dipegangnya adalah jangan terpengaruh dengan harga murah.

Menurut dia, jika menemukan barang yang disukai dan memang sedang dicari, ketika ada tawaran harga murah dan tidak masuk akal, jangan buru-buru percaya.

"Jangan kemakan sama harga. Harga murah langsung beli. Kalau tidak normal, perlu dicurigai karena pada akhirnya akan ada harga yang sesuai dengan yang kami. butuhkan," kata Angga.

"Kalau dari awal merasa ada yang tidak normal, daripada ribet nantinya mending jangan beli. Nanti pasti kamu akan nyalahin toko online-nya padahal itu salah kamu sendiri."

(utw)