Umur yang terbilang matang pun tak menjamin seseorang pandai menentukan orang yang tepat dijadikan pasangan hidupnya. Maka dari itu, jangan lah buru-buru mengutarakan rasa sayang berlebih pada pasangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, di bulan berikutnya tentu mereka akan mulai mengalami konflik yang berujung pada adu argumen. Dengan adanya konflik, belum tentu hubungan tersebut selesai begitu saja. Mereka masih mungkin untuk melanjutkan hubungan ke tahap yang lebih serius.
Pasangan tersebut pun rata-rata bertunangan dua tahun setelah mereka pertama kali bertemu. Barulah di tahun berikutnya mereka dapat memutuskan untuk menikah. Kemudian, memasuki tahun keempat mereka sudah memungkinkan untuk memiliki anak.
Itu artinya berdasar pada penelitian, usia rata-rata untuk pasangan memiliki anak adalah 31 tahun.
Sebenarnya pasangan kekasih tidak harus berpatok pada fase-fase di atas. Karena tiap hubungan pasti memiliki jalannya masing-masing untuk menentukan masa depan. Hanya saja penelitian di atas diadakan untuk membantu orang-orang yang ingin mengetahui hal umum yang terjadi pada pasangan lain.
“Walau setiap hubungan memiliki kecepatan bergeraknya masing-masing, seseorang sering meyakinkan dirinya sendiri dengan membandingkan pengalaman mereka dengan pengalaman orang lain,” ujar Kate Taylor, ahli kencan dari Match.com. (les/les)