Perempuan Inspirasional yang Mengubah Dunia
Christina Andhika Setyanti | CNN Indonesia
Selasa, 08 Mar 2016 18:00 WIB
Dorothy Mary Hodgkin adalah seorang ahli biokimia dari Inggris. Dia adalah orang yang mengembangkan protein crystallography. Untuk hal ini, dia pun memenangkan Nobel dalam bidang Kimia di tahun 1964.
Dia mengembangkan teknik X-ray crystallography, sebuah teknik untuk menejelaskan struktur biomolekul tiga dimensi. Dia juga berhasil memetakjan struktur penisilin.
Di usia 18 tahun, dia belajar kimia di University of Oxford. Dan di tahun 1932, Hodgkins dianugerahi first class honors degree di Oxford University. Dia adalah perempuan ketiga yang pernah mendapatkan penghargaan ini. Namun, hasil penemuannya ini baru boleh dipublikasikan pada tahun 1945, karena perempuan baru boleh mempublikasikan temuan ilmiah di tahun tersebut.
Add
as a preferred
source on Google
Dia mengembangkan teknik X-ray crystallography, sebuah teknik untuk menejelaskan struktur biomolekul tiga dimensi. Dia juga berhasil memetakjan struktur penisilin.
Di usia 18 tahun, dia belajar kimia di University of Oxford. Dan di tahun 1932, Hodgkins dianugerahi first class honors degree di Oxford University. Dia adalah perempuan ketiga yang pernah mendapatkan penghargaan ini. Namun, hasil penemuannya ini baru boleh dipublikasikan pada tahun 1945, karena perempuan baru boleh mempublikasikan temuan ilmiah di tahun tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
as a preferred source on Google
E. Lillian Todd
BACA HALAMAN BERIKUTNYA