Karbohidrat Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Silvia Galikano, CNN Indonesia | Senin, 14/03/2016 06:07 WIB
Karbohidrat Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru Ilustrasi roti gandum. (CNNIndonesia Internet Pixabay/Edar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah studi terbaru menemukan makanan dengan indeks glikemik (IG) tinggi, seperti roti putih dan bagel, dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Ironisnya, risiko lebih tinggi mengancam mereka yang bukan perokok.

Ilmuwan menemukan bahwa mengkonsumsi karbohidrat dengan indeks glikemik tinggi menyebabkan lonjakan glukosa darah dan insulin, yang meningkatkan tingkat hormon yang disebut Insulin-Like Growth Factors (IGF-1). Tingginya kadar IGF dikenal meningkatkan risiko kanker paru-paru.

“Kami meneliti 49 persen risiko kanker paru-paru meningkat di antara orang-orang dengan IG harian tertinggi dibandingkan mereka dengan IG harian terendah,” ujar penulis utama penelitian ini, Dr. Stephanie Melkonian kepada Daily Mail.


Peneliti juga menemukan di antara kelompok yang seumur hidup tak pernah merokok dan tingkat IG tinggi, dua kali berisiko terkena kanker paru-paru, sementara perokok dengan IG tinggi kemungkinannya hanya 31 persen.

Syukurlah, kita tak perlu memangkas habis asupan karbohidrat, cukup karbohidrat buruk. Karbohidrat buruk adalah yang IG-nya tinggi, seperti roti tawar putih, bagel, corn flake, oatmeal instan, beras putih, kentang, pretzels, rice cake, popcorn, bahkan buah-buahan seperti melon dan nanas.

Peneliti menyarankan mengganti bahan-bahan makanan tersebut dengan roti gandum utuh, roti pampernikel, oatmeal kasar, barley, ubi, dan kacang-kacangan. (sil)