Lima Makanan Pelawan Depresi

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Senin, 28/03/2016 12:20 WIB
Lima Makanan Pelawan Depresi Ilustrasi pria depresi. (Thinkstock/IPGGutenbergUKLtd)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kebanyakan orang ketika merasakan gundah dan depresi karena pekerjaan ataupun masalah hidup akan melakukan beberapa kegiatan yang mereka suka, dari sekedar membaca buku, hingga pergi ke salon.

Namun tahukah Anda bahwa beberapa jenis makanan serta minuman dapat membantu dalam menghadapi stress dan depresi? Mengutip dari WebMD, setidaknya beberapa bahan makanan berikut dapat dipertimbangkan masuk dalam menu agar tidak mengalami depresi.

1. Wortel


Wortel mengandung banyak beta karoten yang bermanfaat untuk menurunkan tingkat depresi pada seseorang, berdasarkan beberapa penelitian. Beta-karoten bukan hanya ada pada wortel, namun juga pada labu, bayam, juga ubi.
Wortel banyak mengandung beta-karoten yang baik untuk menurunkan tingkat depresi. (Pixabay/jackmac34)
2. Kopi

Kafein pada kopi sudah banyak diketahui dapat membuat seseorang lebih merasa termotivasi. Namun mengonsumsi kafein dapat berakibat buruk terhadap orang yang menderita postpartum depression atau serangan panik.

Beberapa penelitian pernah menemukan secangkir kopi dapat menurunkan risiko terkena depresi meski belum diketahui penyebab penurunan risiko tersebut.

3. Sayuran berdaun hijau

Sayuran berdaun hijau kaya akan asam folat yang dibutuhkan sel otak untuk bekerja dengan baik. Konsumsi folat yang cukup juga dapat melindungi diri dari serangan depresi.
Selada merupakan salah satu sayuran berdaun yang banyak mengandung vitamin yang baik bagi tubuh. (JennyWojcik/Pixabay)
Beberapa perusahaan makanan di Amerika Serikat telah menambahkan zat ini pada produk mereka. Asam folat yang termasuk dalam kategori jenis vitamin B ini sering menjadi tambahan untuk produk pasta dan nasi.

Selain dari sayuran, asam folat dapat diperoleh dari kacang-kacangan dan asparagus.

4. Salmon

Salmon, herring, dan tuna adalah jenis ikan yang kaya akan lemak tak jenuh ganda. Para peneliti menduga lemak ini dapat membantu seseorang melawan depresi.

Salah satu tipe lemak tak jenuh ganda adalah omega-3. Zat ini membantu sel otak menghasilkan suatu zat kimia yang dapat mempengaruhi mood seseorang.
Menu sashimi dari Jepang banyak menggunakan salmon yang baik bagi kesehatan. (FoodiesFeed/Jakub Kapusnak)

Sejumlah penelitian menunjukkan orang yang jarang menderita depresi memiliki kandungan omega-3 lebih tinggi dibandingkan dengan yang mengalami gangguan mood.

5. Susu

Susu sudah terkenal dengan kandungan vitamin D yang baik bagi tulang. Namun, kekurangan vitamin D ternyata bukan hanya buruk bagi tulang tetapi juga rentan terkena depresi.

Sebuah penelitian di Norwegia menemukan bahwa orang yang mengonsumsi tambahan asupan vitamin D lebih sedikit mengalami depresi setahun kemudian dibandingkan yang minim mengonsumsi vitamin ini.

Bila Anda enggan mengonsumsi susu yang banyak vitamin D, vitamin ini juga banyak terdapat di sereal, jus, dan ikan kaleng.

(end/chs)