Alasan Bawang Putih 'Meninggalkan Jejak' Bau di Mulut

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Selasa, 09/08/2016 22:48 WIB
Satu hal yang menyebalkan ketika makan bawang putih adalah jejak bau yang ditinggalkannya. Kenapa bawang putih bisa buat bau mulut? Bawang putih (Thinkstock/Ls9907)
Jakarta, CNN Indonesia -- Makanan dengan citarasa bawang putih memang terasa gurih dan nikmat. Ada banyak makanan di seluruh dunia yang memiliki citarasa bawang putih yang kuat, termasuk makanan khas Indonesia dan China.

Mengutip Diply, bawang putih memang memiliki khasiat untuk membuat pembuluh darah jadi lebih santai. Selain itu bawang putih juga diketahui bisa mengurangi risiko sakit jantung. Hanya saja, sekalipun banyak khasiatnya, bau bawang putih yang terus menempel bisa jadi faktor pengganggu.

Bau bawang putih bisa meninggalkan jejak di mulut Anda, dan menjadi bau mulut. Ini yang kerap menjadi pembunuh keinginan banyak orang untuk menyantap makanan berbawang putih.


Apa yang menyebabkan aroma bawang putih meninggalkan jejak di mulut Anda? Bawang putih memroduksi gas yang mengandung sulfur atau belerang di dalamnya. Gas ini akan keluar ketika bawang disantap. Gas ini adalah gas yang sama dengan yang membuat kentut Anda jadi berbau tak sedap.

Hanya saja, sebagian besar gas sulfur di dalam tubuh ini tidak keluar melalui tubuh Anda. Ini disebabkan karena adanya proses alami yang dikerjakan oleh liver. Namun ada beberapa komponen sulfur yang ternyata lebih sulit diolah oleh liver. Komponen senyawa ini disebut allyl methyl sulfide atau AMS.

Komponen ini terkandung dalam bawang putih dan sulit dicerna tubuh. Karena sulitnya komponen ini diolah liver, sehingga sisa pencernaannya tak bisa dikeluarkan lewat kentut. Sisa pencernaan AMS ini akan dikeluarkan lewat mulut dan berubah jadi bau mulut. (chs)