Beet Spirit, Minuman Alkohol Baru Berbahan Bit

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Rabu, 05/10/2016 16:50 WIB
Bit biasanya digunakan sebagai bahan baku keripik dan juga pewarna alami. Namun di Amerika Serikat, bit diolah menjadi spirit. ilustrasi bit (skeeze/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Umbi bit yang berwarna merah beberapa waktu lalu jadi populer di Indonesia. Apalagi kalau bukan karena adanya tren kue red velvet. Kue red velvet memang menggunakan campuran umbi merah ini sebagai pewarna merahnya.

Sebenarnya selain jadi pewarna, umbi yang tumbuh subur di pegunungan ini dikenal masyarakat Jawa Barat sebagai bahan pembuat keripik. Namun di Amerika Serikat, buah bit ini jadi minuman alkohol baru yang lezat.

Diciptakan oleh rumah penyulingan di Pennsylvania bernama Boardroom Spirits, umbi bit yang biasa dijadikan bahan salad disuling menjadi beet spirit. Beet spirit adalah sebutan spirit yang terbuat dari 100 persen bit.


Spirit merupakan minuman alkohol yang diperoleh dengan cara penyulingan atau destilasi. Biasanya, bahan yang digunakan membuat spirit adalah padi-padian, tebu, dan beberapa jenis buah.

Bukan kali ini saja Boardroom Spirits membuat spirit dari bahan tak lazim seperti bit. Selain bit, rumah destilasi ini juga pernah membuat vodka berbahan dasar buah cranberry, blueberry, dan ceri.

Kini, buah bit didistilasi menjadi Beet Spirit yang memiliki tampilan mirip vodka pada umumnya. Kemudian sebuah restoran di Tamaqua, Pennsylvania, Martha's Place, membuat sebuah cocktail untuk mengenalkan Beet Spirit ini.

Cocktail bernama Beet Down tersebut berisi racikan beet spirit, sirup tanaman dill, sari lemon, dan sea salt. Cocktail tersebut juga disajikan bersama dengan makanan yang terbuat dari bit, seperti cemilan bit dengan kelapa, lemon, dan cabai, atau es krim dari bit yang berbahan madu.

Untuk rasanya sendiri, melansir Daily Meal, Boardroom menggambarkan spirit bit ini punya rasa 'earthy' yang kuat. Namun rasa khas spirit-nya juga tetap kuat.

Minuman ini meski secara pembuatan teknis dapat digolongkan sebagai spirit, namun secara penampilan lebih mirip brandy.  Di Amerika Serikat, brandy yang terbuat dari sayuran sangatlah langka dan belum masuk dalam kategori minuman alkohol apapun yang dimiliki pemerintah.

Di Indonesia, bit atau yang memiliki nama ilmiah Beta vulgaris ini memiliki rasa yang sangat manis dan dianggap kaya akan vitamin C, B, dan sedikit vitamin A. Sejauh ini baru ada dua jenis bit di Indonesia, yaitu bit merah tua yang tumbuh di daerah dataran tinggi, dan bit putih yang merah keputihan. (chs)