Gerakan Vote World Halal Tourism Award 2016 Semakin Menggema

adv, CNN Indonesia | Selasa, 01/11/2016 13:49 WIB
Gerakan Vote World Halal Tourism Award 2016 Semakin Menggema
Jakarta, CNN Indonesia -- Pekan ini ada yang hal yang cukup menghebohkan dunia maya, mulai dari Facebook, Twitter, Line, Path, dan yang lainnya. Menariknya postingan tersebut tidak membahas berita politik dan pilkada. Berita yang menghebohkan dunia maya rupanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Berita tersebut disebar untuk memastikan Indonesia berhasil merebut World Halal Tourism Award 2016, di Abu Dhabi, Uni Emirate Arab (UEA) pada tanggal 24 Oktober hingga 24 November 2016 mendatang.

Jika sebelumnya, ajakan untuk mendukung World Halal Tourism Award 2016 hanya melalui online, pekan ini sudah mulai offline. Suasananya menjadi lebih atraktif, penuh semangat, bergairah, sekaligus menghibur. Menpar Arief Yahya pun mengucapkan terima kasih dan meberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak. Terutama pihak yang sangat tekun mem-viral-kan ajakan vote for Indonesia itu. “Kalian luar biasa semua! Merah Putih semua! Keren,” kata Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Masih ada satu minggu ke depan untuk memberikan dukungan kepada wakil Indonesia. Oleh karena itu, Menpar Arief Yahya terus mengajak seluruh pihak untuk tetap memberikan dukungannya melalui website
https://bit.ly/VOTEindonesia. Berikan suara kalian untuk 12 wakil Indonesia di kompetisi dunia yang bertajuk World Halal Travel Award 2016. Ketua Tim Percepatan Wisata Halal Kemenpar, Riyanto Sofyan juga terus mengerahkan semua link dan kolega bisnis yang dimiliki.


Di bawah koordinasi Kasdispar Reza Pahlevi, Aceh tidak berhenti mencari dukungan dari berbagai penjuru. Bahkan mereka memiliki pasukan khusus yang door to door, seperti sales di mall yang mengejar siapa saja yang belum mewakafkan suaranya untuk mendukung WHTA2016. “Kami terus semangat karena kami tidak punya pilihan lain, kecuali bergerak konkret dan cepat,” kata Reza.

Sama halnya dengan Lombok, Kadispar NTB Lalu Faozal juga mengerahkan semua pasukannya termasuk GenPI dan public di car free day. Bahkan, mereka juga mencetak tata cara memberi voting itu menggunakan kertas lalu dibagikan kepada masyarakat. “Luar biasa, kami di daerah sangat antusias,” papar Faozal.

Menariknya lagi, di berbagai kampus aktivitas voting yang dilakukan semakin seru. Mahasiswa dikumpulkan, lalu diberikan penjelasan sampai mereka mengerti dan menyadari semangat untuk membuat sejarah baru dalam memenangkan Indonesia di World Halal Tourism Award 2016. “Kami secara bergilir, terus bergerak, memberikan vote pada semua mahasiswa kami,” ungkap Byomantara, Kepala STP Nusa Dua Bali.

Hal serupa juga dilakukan oleh STP Bandung bersama Kepala STP Anang Sutono, Politeknik Pariwisata Medan Faisal, Politeknik Pariwisata Makassar Komang Mahawira, dan Politeknik Palembang Irene Camelyn Sinaga. Tahun ini ada tiga destinasi yang memang diprioritaskan menuju wisata halal, yakni Lombok NTB, Aceh, dan Sumatera Barat (Sumbar).

Aktivitas online juga terus dilakukan dengan mengajak para artis, tokoh, dan bintang dunia maya untuk mengendors followers-nya agar memberi vote. Seperti Laudya Chyntia Bella yang punya follower 5,5 juta, Shireen Sungkar yang mengantungi 6,7 juta follower, Fahira Idris, Garuda Indonesia, hingga National Geographic Indonesia semua me-retweet dan mengajak berbagai pihak untuk vote for Indonesia halal tourism.

Pasalnya, pada tahun 2015, Indonesia berhasil menjadi juara umum dengan memenangkan 3 kategori sekaligus dari 15 kategori yang dilombakan. Mulai dari Lombok sebagai World Best Halal Destination Award 2015 dan World Best Halal Honeymoon 2015, lalu Sofyan Betawi Hotel Jakarta sebagai World Best Halal Hotel 2015. Tahun 2016 ini, tentu saja Indonesia harus lebih siap karena itu lebih banyak jumlah yang didorong untuk ikut berkompetisi.

Tim Pemenangan yang diketuai Don Kardono, Stafsus Menpar Bidang Media dan wakil Vita Datau Messakh, Ketua AGI dan sekaligus Ketua Tim Percepatan Wisata Kuliner dan Belanja itu tidak menurunkan ritme di minggu kedua ini. Hal ini dikarenakan tugas tim adalah menggerakan masyarakat dengan semua potensi yang dimiliki untuk mem-vote.

Hampir semua kota di tanah air punya industri berbasis halal, misalnya hotel, resort, resto, cafe, atraksi, dan lainnya. Destinasi halal adalah tujuan wisata yang lengkap dengan fasilitas yang moslem friendly dan pariwisata ramah wisatawan muslim (muslim friendly tourism). Mudah menemukan masjid, tempat wudhu, di hotel juga ada arah kiblat, jam shalat, kitab suci, dan lainnya.

Khusus Halal Destination, tahun lalu Kemenpar berhasil mengusung Nusa Tenggara Barat sebagai World’s Best Halal Destination 2015. Sementara di tahun ini Kementerian Pariwisata Indonesia menjagokan Provinsi Aceh dan Sumatera Barat untuk memenangi destinasi halal itu.

Aceh adalah nomintator untuk kategori World’s Best Halal Cultural Destination, sedangkan Sumatera Barat menjadi nominator kategori World’s Best Halal Destination dan World’s Best Halal Culinary Destination. CNN Travel juga pernah menempatkan Rendang sebagai makanan paling lezat dunia. Namun kini, giliran Nasi Padang yang dinominasikan.

Menpar Arief Yahya senantiasa mengajak masyarakat digital untuk mendukung 12 nominator Indonesia secara lengkap. Selain itu, menpar juga mengajak kawan dan followers di media sosial untuk bersama-sama memberikan dukungannya. “Kita tunjukkan kepada dunia, bahwa kita bangsa besar, bangsa modern, dan bangsa pro digital," katanya.

Vote sudah berlangsung selama satu minggu sejak tanggal 24 Oktober hingga 6 November 2016. Lalu akan dilanjutkan dengan memilih 5 besar finalis (Top 5) dari masing-masing kategori dan voting putaran kedua dilakukan pada tanggal 7 November hingga 24 November 2016.

Nominator Indonesia itu adalah:

1. World's Best Airline for Halal Travellers: Garuda Indonesia
2. World's Best Airport for Halal Travellers: Sultan Iskandar Muda International Airport, Aceh Indonesia
3. World's Best Family Friendly Hotel: The Rhadana Hotel, Kuta, Bali, Indonesia
4. World's Most Luxurious Family Friendly Hotel: Trans Luxury Hotel Bandung Indonesia
6. World's Best Halal Beach Resort: Novotel Lombok Resort & Villas, Lombok, West Nusa Tenggara Indonesia
7. World's Best Halal Tour Operator: West Sumatera Indonesia
8. World's Best Halal Tourism Website: www.wonderfullomboksumbawa.com, Indonesia
10. World's Best Halal Honeymoon Destination: Sembalun Village Region, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
11. World's Best Hajj & Umrah Operator: ESQ Tours & Travel, Jakarta, Indonesia
13. World's Best Halal Destination: West Sumatera, Indonesia
14. World's Best Halal Culinary Destination: West Sumatera, Indonesia
15. World's Best Halal Cultural Destination: Aceh, Indonesia. (odh)