HUT ke-15, Kepulauan Seribu Berbenah Sebelum Mendunia

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Rabu, 09/11/2016 13:41 WIB
HUT ke-15, Kepulauan Seribu Berbenah Sebelum Mendunia Suasana bawah laut di Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu, Minggu (27/9). (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu merayakan hari jadi yang ke-15 pada Rabu (9/11). Hadir dalam acara perayaannya di Pulau Pramuka, Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono memberi target kalau Kepulauan Seribu harus menjadi tujuan wisata kelas dunia.

Kepulauan yang berada tidak jauh dari Jakarta ini memang memiliki modal awal yang menjanjikan untuk bisa masuk dalam jajaran tujuan wisata bertaraf internasional. Salah satunya ialah keindahan pemandangan bawah lautnya.

Beragam olah raga air dapat dilakukan di sana, mulai dari snorkeling, diving sampai free diving. Pilihan lokasi menyelamnya pun tersebar di sebanyak 110 pulau kecilnya.


Dan menjelang akhir tahun ini, tercatat wisatawan telah yang mengunjungi Kepulauan Seribu mendekati angka 1 juta orang.

"Kepulauan Seribu dirancang sebagai destinasi wisata kelas dunia. Saya berharap jajaran pemerintahnya bisa mengembangkannya,” kata pria yang akrab disapa Soni itu.

Soni meminta agar promosi terus digencarkan. Tidak lupa, ia mengingatkan agar wisatawan dibuat bahagia selama berada di sana. Ini bertujuan agar mereka mau datang lagi ke Kepulauan Seribu.

"Buatlah mereka happy. Datangnya happy, selama di sini happy, sampai rindu untuk datang kembali," ujar Soni.

Soni lantas menggagas gerakan masyarakat sadar wisata Kepulauan Seribu. Melalui gerakan itu, ia berharap agar seluruh warga lokal bisa menjadi pemandu wisata.

“Mereka harus ramah dan terbuka, sehingga dapat menjelaskan sejarah dan potensi wisata yang ada Kepulauan Seribu," kata Soni.

Untuk menunjang sarana dan prasarana menuju tujuan wisata kelas dunia, pada HUT ke-15 ini pemerintah mendatangkan tiga kapal baru untuk kelancaran transporatasi di sana.

Pemprov DKI Jakarta juga mengeluarkan 120 surat izin usaha penginapan atau home stay.

Juga turut diresmikan kantor kelurahan Pulau Kelapa dan layanan operasi katarak.

“Warga di sini banyak yang mengidap katarak karena kebiasaan melaut. Kehadiran layanan kesehatan sangat membantu mereka,” kata Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo.

Soni berharap peningkatan industri wisata yang berbasis masyarakat bisa memberikan manfaat yang besar secara ekonomi, sosial dan budaya untuk bagi warga Kepulauan Seribu.

(ard/ard)