Putri Duyung Starbucks Rangkul Burung Indonesia

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Senin, 14/11/2016 06:59 WIB
Putri Duyung Starbucks Rangkul Burung Indonesia Putri duyung berekor dua yang merupakan logo Starbucks tidak lagi sendirian. Kini, ia ditemani burung dan bunga cantik buatan orang Indonesia. (REUTERS/Carlo Allegri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Putri duyung berekor dua yang merupakan logo Starbucks tidak lagi sendirian. Kini, ia ditemani burung hedge sparrow dan bunga cantik. Ini lah desain baru gelas kopi yang dibuat oleh orang Indonesia, Selvi Lesmana.

Semula, sang desainer grafis asal Bandung, Jawa Barat, cuma iseng menggambar di gelas minuman panas Starbucks. Ternyata kreasinya dilirik oleh Starbucks pusat dan terpilih menjadi satu dari 13 desain edisi liburan tahun ini.

"Ini iseng saja awalnya, digambar cuma untuk Instagram. Biasa, buat dapat like. Saya tag Starbucks dan ternyata dapat balasan," kata Flo, sapaan akrab Selvi, saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, di Jakarta, baru-baru ini.


Kisah bermula pada November 2015, ketika Flo bersama teman-temannya berkumpul di kafe waralaba tersebut di mal Paris Van Java, Bandung. Ketika itu, Starbucks tengah menyediakan gelas minuman panas bertema merah polos.

Lantaran memiliki hobi dan gemar menggambar, Flo pun memilih gelas tersebut untuk dicorat-coret sesuai imajinasinya selama dua jam. Ia memilih burung dan bunga tanpa ada alasan khusus.

"Inginnya sih gambarnya global supaya orang lain bisa menikmati keceriaan liburan. Kalau mirip Natal, justru tidak kepikiran ke sana. Inginnya memang ingin mengambil momen liburan," kata Flo.

"Saya juga ingin dilirik oleh Starbucks, jadi saya tag saja," kata Flo sembari tertawa.

Soal pilihan burung hedge sparrow, Flo beralasan, "Burung ini melambangkan kekuatan dan cinta. Burung betinanya bisa menjadi ayah dan ibu bagi anak-anaknya saat burung jantan pergi mencari makanan. Bagi saya, itu lah makna cinta dan kasih."

Ternyata, pihak kantor pusat kafe yang berlokasi di Seattle, Amerika Serikat, itu tertarik. Pada pertengahan 2016 lalu, pihak kantor pusat jaringan minuman berbasis kopi yang memiliki ribuan gerai di seluruh penjuru dunia ini mengirim surel dan menelepon Flo.

Flo diminta mengirimkan gelas asli bergambar burung dan bunga karyanya. Dan ternyata desain realis tersebut terpilih menjadi satu dari 13 desain gelas edisi khusus liburan dari 10 November 2016 hingga 2 Januari 2017.

Belasan desain ini akan disebar di 25 ribu gerai Starbucks di 75 negara.

Menggambar di gelas Starbucks sebenarnya sudah umum dilakukan, terutama oleh mereka yang memiliki hobi membuat doodle atau sketsa. Karya tersebut kemudian diunggah ke akun media sosial seperti Instagram, dan kadang dicantumkan akun kafe di mana gelas tersebut berasal.

Beragam maksud yang melatarbelakangi hobi ini, kebanyakan sekadar menghimpun 'like' dari netizen. Syukur-syukur bisa disukai oleh Starbucks pusat, seperti kreasi Flo.

Pada tahun lalu, Starbucks menyediakan gelas merah polos untuk dicorat-coret para penggemarnya. Kafe waralaba tersebut menerima 1.200 desain dari 13 negara selama delapan hari.

"Saya tidak menyangka akan terpilih," kata Flo. "Senang sekali bisa bawa nama Indonesia, akhirnya."

"Pesan saya sebenarnya," ia menambahkan, "adalah bahwa berkreasi bisa dalam bentuk banyak hal dan bisa saja menginspirasi orang lain, lalu kalau menghadapi masalah harus dengan gembira seperti berkreativitas."


(vga/vga)