Chef Kenang Thanksgiving bersama Michael Jackson

Vega Probo, CNN Indonesia | Minggu, 20/11/2016 09:36 WIB
Chef Kenang Thanksgiving bersama Michael Jackson Keistimewaan momen Thanksgiving Day dirasakan chef Akasha Richmond, yang pernah merayakannya bersama Michael Jackson. (Kim Kyung-Hoon)
Jakarta, CNN Indonesia -- Beberapa hari lagi, tepatnya pada Kamis ke-empat November 2016 yang jatuh pada tanggal 24, warga Amerika Utara merayakan Thanksgiving Day atau Hari Ucap Syukur.

Hari libur nasional ini akan dilanjutkan dengan Black Friday pada keesokan harinya, yang menjadi momen belanja sebagai persiapan berburu kado dan keperluan lain menjelang Hari Natal dan Tahun Baru.

Bagi mereka yang merayakan, Thanksgiving Day tentu saja istimewa, karena ini lah momen berkumpul bersama orang-orang terdekat untuk mengucap syukur, dilanjutkan menyantap makanan bersama.
 
Keistimewaan momen Thanksgiving Day juga dirasakan Akasha Richmond, chef sekaligus pemilik restoran Akhasa dan AR Cucina di California, AS, yang pernah merayakannya bersama Michael Jackson.


“Thanksgiving adalah liburan favorit saya. Mungkin karena segalanya tentang makanan, keluarga dan teman-teman, dan bukan hari religius,” kata Akasha, dikutip LA Weekly. “Ini hari yang selalu menyibukkan saya.”

Kesibukan Akasha menyiapkan makan makan untuk Thanksgiving sudah dimulai sejak muda. Ketika itu, ia memasak dalam jumlah besar untuk teman-teman sekampus. Berikutnya, baru lah ia menjadi private chef.

Salah satu pengalaman paling berkesan sebagai private chef: kala memasak makanan kesukaan Michael Jackson untuk Thanksgiving. Bukan saat liburan saja, Akasha juga ikut tur konser bersama penyanyi legendaris itu.

“Saya selalu membawa banyak kaleng cranberries di traveling pantry saya,” kata Akasha soal makanan kesukaan penyanyi yang juga dikenal dengan nama alias Jacko. Ia pun menceritakan pengalaman masak di luar negeri.

“Dua kali saya menyiapkan makan malam untuk Michael saat merayakan Thanksgiving di Australia,” kata Akasha. “Tahun pertama, saat kami berada di Perth, dan saya masak bersama personel band dan kru.”

Akasha tentu saja memerlukan bala bantuan di dapur, sebab ia tidak sanggup memasak sendiri makanan untuk seluruh tim Jacko yang berjumlah 200 orang. Apalagi, menurut Akasha, tiap orang punya menu favorit sendiri.

Namun tidak semua bahan baku bisa diperoleh dengan mudah di lokasi konser. “Kami tidak berhasil mendapatkan ayam kalkun, jadi kami memanggang emu. Kami pun terpaksa mengimpor cranberries kalengan dari AS.”

Momen lain Thanksgiving yang juga tidak mudah dilupakan Akasha adalah kreativitas 'ajaib' sang promotor konser. “Dia menghiasi ruangan dengan warna merah, putih dan biru. Saya tak akan pernah melupakannya!”

Akasha sendiri punya tradisi Thanksgiving: "Saya memesan sushi untuk semua chef semalam sebelum liburan, dan kami memutar lagu Michael Jackson di dapur sepanjang hari. Saya selalu terkenang Michael saat Thanksgiving.”

(vga/vga)