Keju Rasa Cokelat, Tren Baru 'Khas' Australia

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Jumat, 18/11/2016 09:53 WIB
Keju Rasa Cokelat, Tren Baru 'Khas' Australia ilustrasi keju (Splitshire)
Jakarta, CNN Indonesia -- Keju dan cokelat adalah dua jenis makanan yang terpisah. Tapi dalam praktiknya, banyak orang yang ingin mendapatkan kedua rasanya dalam satu gigit makanan. Tak heran kalau kini ada banyak varian roti cokelat keju, cheesecake cokelat keju, pisang bakar cokelat keju, dan lainnya.

Tak dimungkiri, paduan cokelat dan keju memang serasi dan 'menyenangkan' di mulut. Paduan kenikmatan tersebut akhirnya menantang orang untuk berkreasi dan menciptakan kombinasi nyata keju dan cokelat.

Spesialis produk dairy di Melbourne, Curds & Whey berinovasi dengan mengawinkan keju asli dan cokelat asli.


Mengutip Refinery 29, produsen keju ini menambahkan cokelat ke dalam keju terbau di dunia, Italian blue cheese. Kombinasi keju dan cokelat ini disebut sebagai Choco 21.

Keju ini 'dituakan' alias dimatangkan di dalam liqueur cokelat. Jika belum cukup cokelat, keju ini juga dilapisi dengan kokoa bubuk dan ditambahkan dengan potongan cokelat.

Cokelat keju ini pun jadi viral di media sosial. Bahkan menurut keterangan di Instagramnya, cokelat keju ini sudah habis terjual.

Hanya saja, tak semua orang setuju kalau kombinasi cokelat dan keju ini akan menghasilkan rasa yang enak. Ada juga kelompok orang yang beranggapan bahwa cokelat dan keju punya rasa yang menjijikan. Mengingat varian keju yang dipakai adalah jenis keju 'bau', blue cheese.

Tanpa dikombinasikan dengan cokelat saja, rasa blue cheese dianggap 'ajaib,' terlebih saat ditambah cokelat di dalamnya, rasanya dianggap aneh. (chs)