Firma pemasaran Emogi, sebagaimana dikabarkan laman Digital Trends, mengalkulasi lebih dari dua triliun pesan yang dikirimkan melalui ponsel pintar selama 2016 sedikitnya memuat satu karakter emoji.
Begitu pesatnya perkembangan popularitas emoji dalam komunikasi online sehari-hari, membuat sebuah firma penerjemah yang berbasis di London, Inggris, menawarkan pekerjaaan baru yang tidak biasa: sebagai ‘penerjemah emoji.’
Lihat juga:Dilema Gaya Hidup Era Digital: Enggan Bayar |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jurga Zilinskiene, pimpinan Today Translation, menyatakan kepada BBC, dikutip Digital Trends, bahwa ide merekrut penerjemah emoji muncul ketika ia harus menerjemahkan laporan harian ke dalam emoji untuk kliennya.
Sejauh ini, Jurga menerima 30 berkas pelamar. Ia berharap bisa merekrut penerjemah emoji yang mumpuni pada akhir bulan ini. Posisi pekerja paruh waktu akan dibayar per emoji, sedangkan posisi periset akan dibayar per jam.