Kartu Natal 'Absurd' dari Emily Ratajkowski

Vega Probo, CNN Indonesia | Sabtu, 24/12/2016 09:22 WIB
Kartu Natal 'Absurd' dari Emily Ratajkowski Emily Ratajkowski, model video musik Blurred Lines, membuat kartu Natal spesial dari kolase foto-foto hasil bidikan sendiri. (REUTERS/Andrew Kelly)
Jakarta, CNN Indonesia -- Biasanya, kartu Natal menyertakan ikon-ikon klasik, dari pohon cemara, Sinterklas, rusa, manusia salju, sampai lonceng. Tak ketinggalan warna hijau dan merah yang menegaskan kekhasannya.

Namun tidak demikian kartu Natal ‘DIY’ yang dibuat sendiri oleh Emily Ratajkowski. Sang model seksi membuat kolase foto hasil bidikan sendiri, yang dipamerkan secara eksklusif di Vogue, juga di akun Instagram.

“Terima kasih @voguemagazine menampilkan kolase saya. Cek kolase lain di link bio,” model video musik Blurred Lines (Robin Thicke, Pharrell Williams, T.I.) ini menulis keterangan foto kolase untuk kartu Natal.


[Gambas:Instagram]

Kolase foto di kartu Natal yang dibuat oleh pemilik nama alias EmRata ini memperlihatkan suasana kota, detail interior, juga foto diri. Kepada Vogue, ia menuturkan kegemarannya membidik subjek yang tidak biasa.

“Saya selalu tertarik pada kekuatan suatu tempat dan gagasan tentang rumah dan bagaimana ini mempengaruhi identitas,” kata si wanita 25 tahun. “Ini semacam foto diri. Mereka berkaitan dengan seri kolase saya.”

Seri kolase yang memiliki tema dan estetika serupa itu, diakui EmRata, sudah dibuat sejak di bangku kuliah. Vogue menyebut karya  buatan EmRata bukan sekadar kartu ucapan, melainkan bisa diberikan sebagai kado.

EmRata hanya membuat lima kartu spesial yang akan dibagikan kepada orang-orang terdekat, orang tua dan kekasih. Ia tak memungkiri bila karyanya yang terlihat ‘absurd’ itu tak terlepas kondisi dunia masa sekarang.

“Dengan segala peristiwa yang terjadi di dunia pada tahun ini, material kado saya agaknya tak lagi menampilkan perasaan spesial dan penuh cinta,” katanya. “Maka saya memutuskan untuk membuat kolase foto.”

EmRata memang tidak asing dengan prakarya buatan sendiri (do it yourself/DIY). “Tahun ini, saya membeli banyak kantong besar cabai kering dari toko serba 99 sen, lalu saya jadikan ornamen untuk dekorasi pohon Natal saya!”

Diakui EmRata, ayahnya yang seorang seniman pun gemar membuat prakarya. Tak jarang, ayah dan anak ini bersama-sama membikin proyek kreatif. “Ini sungguh menyenangkan, karena prakarya ini unik bagi kami dan sarat memori.”

(vga/vga)