Tiga Penyakit yang Paling Diwaspadai Indonesia di 2017

M. Andika Putra, CNN Indonesia | Senin, 02/01/2017 15:36 WIB
Tiga Penyakit yang Paling Diwaspadai Indonesia di 2017 ilustrasi: Kementerian Kesehatan RI mengungkapkan ada tiga penyakit yang diwaspadai di 2017.(Pexels/Wesley Wilson)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Kesehatan RI mengatakan penyakit flu burung menjadi penyakit yang patut diwaspadai pada 2017. Penyakit yang disebabkan oleh virus strain H5 tersebut dianggap masih berpotensi menyerang masyarakat Indonesia di tahun depan.

"Yang paling diperhatikan dan diwaspadai adalah flu burung," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan M. Subuh, usai jumpa media di kantor Kementerian Kesehatan, Kamis (30/12).

Kemenkes meningkatkan kewaspadaan pada penyakit ini karena semakin penyebaran flu burung makin meluas di negara lain. China adalah salah satu negara di Asia yang banyak terjangkit penyakit flu burung. Angka kematian di negara ini akibat flu burung pun cukup tinggi.


Subuh mengatakan pengawasan penyakit flu burung di negara lain selalu jadi pengingat bagi Kemenkes. Tindakan pencegahan yang dilakukan oleh negara-negara terjangkit flu burung akan disesuaikan dengan keadaan di Indonesia. Setelah itu, Kemenkes akan mengambil tindakan yang perlu dilakukan.

Kemenkes sudah menyiapkan program untuk mengatasi flu burung, bila terjadi tahun depan. Salah satunya adalah dengan stok obat untuk menangani penyakit tersebut, misalnya tamiflu yang mengandung Oseltamivir.

Stok obat flu burung milik Kemenkes yang sudah dipersiapkan berkisar 0,1 persen dari jumlah penduduk Indonesia, atau sekitar 250 ribu obat. Stok nasional ini baru akan disebar ke daerah yang terjangkit flu burung.

"Kematian paling besar pada kasus flu burung karena terlambat mendapat obat. Kalau stok tidak terpakai tetap kita adakan, kami tidak mau ada risiko," kata Subuh.

Sayangnya Kemenkes belum bisa melakukan tindakan pencegahan dengan pemberian vaksin. Pasalnya sampai saat ini vaksin untuk penyakit flu burung belum ditemukan.

Demam berdarah dan Zika

Selain flu burung, penyakit demam berdarah juga jadi perhatian Kemenkes pada 2017. Menurut dia, kasus demam berdarah akan selalu ada di Indonesia setiap tahunnya.

Selain demam berdarah, Indonesia juga masih terancam serangan virus Zika yang semakin meluas.

Meski tidak lagi mengalami flu burung pada 2016, namun Kemenkes menganggap kejadian sepanjang tahun ini mengejutkan. Salah satunya adalah kemunculan virus Zika, virus lama yang kemudian mewabah di dunia.

"Tahun ini adalah tahun penuh tantangan, tahun yang unik, tahun yang membuat kita terkejut. Dimana banyak beberapa penyakit yang katanya sudah hilang itu muncul kembali." kata Subuh.








(end/chs)