Kantor di Jepang Pekerjakan Robot untuk Kerja 'Shift' Malam

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Minggu, 08/01/2017 08:03 WIB
Kantor di Jepang Pekerjakan Robot untuk Kerja 'Shift' Malam ilustrasi: sebuah perusahaan asuransi di Jepang 'mempekerjakan' robot untuk kerja larut malam. REUTERS/Thomas Peter
Jakarta, CNN Indonesia -- Enggan rasanya ketika Anda harus bekerja lembur atau mendapat giliran jam malam. Bukan cuma kesulitan untuk menyelesaikan tuntutan pekerjaan malam, tapi juga kesulitan untuk menyesuaikan ritme tubuh yang biasanya bekerja di siang hari.

Tak jarang perubahan irama tubuh yang mendadak ini akhirnya membuat pekerjaan jadi tak maksimal. Untuk mengatasinya, perusahaan Jepang, Fukoku Mutual Life Insurance menempatkan robot untuk kerja malam mulai Maret 2017 mendatang.

Mengutip Metro, robot ini akan menggantikan 34 pekerja malam di perusahaan tersebut. Namun mengganti manusia dengan robot tentunya membutuhkan biaya yang cukup mahal.


Fukoku mengatakan bahwa mereka membutuhkan biaya sampai 100 ribu poundsterling per tahun untuk perawatan. Hanya saja mereka mengklaim cara ini akan menghemat uang lebih dari 1 juta poundsterling dan meningkatkan produktivitas sampai 30 persen.

Para robot pengganti kerja malam ini memiliki kemampuan untuk berpikir seperti manusia. Mereka bisa mengintepretasikan kalimat, gambar, pesan suara, dan video.

Selain itu, robot berteknologi canggih ini bisa membaca 10 dari ratusan rekam medik klien. Berdasar Mainichi Shimbun, mereka bisa mengerjakan klaim klien dengan membaca rekam medik, prosedur operasi yang dilakukan, sampai lamanya mereka dirawat di rumah sakit.

Kehidupan warga Jepang memang sudah tak asing dengan robot. Lebih dari separuh pekerjaan di Jepang diambil alih oleh robot. Nomura Research Institute memperkirakan hal ini akan terjadi pada 2035.

Robot bahkan bisa membantu menjalankan pemerintahan. Pemerintah Jepang memperkenalkan Al dalam percobaan dasar untuk membantu menuliskan hasil rapat bagi para menteri dalam pertemuan kabinet.


(chs)