Setelah cuci mata di The Shoppes, CNNIndonesia.com berjalan kaki mengunjungi Gardens by the Bay.
Gardens by the Bay merupakan usaha dari pemerintah Singapura untuk menyajikan taman di tengah kota. Walaupun buatan, namun taman seluas 101 hektar ini cukup membuat teduh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang paling luas ialah Bay South Garden, karena terdapat 12 atraksi wisata di sana, antara lain Flower Dome, Cloud Forest, OCBC Skyway dan Supertree Groove.
Salah satu sudut di Cloud Forest. (CNNIndonesia/Olivia Drost) |
Harga tiket yang dijual mulai dari Rp75 ribuan sampai Rp265 ribuan, tergantung atraksi wisata yang akan dikunjungi. CNNIndonesia.com memilih untuk mengunjungi Flower Dome dan Cloud Forest.
Selain menyegarkan mata, memasuki kedua tersebut juga bagai masuk ke taman di masa depan, karena banyak tumbuhan dari berbagai belahan dunia yang tumbuh dengan segar di sini, berkat kecanggihan teknologi pengaturan iklim ruangannya.
Pengunjung juga banyak yang tercengang dengan rancangan air terjun buatan yang ada di Cloud Forest.
Seluruh teknologi itu membuat pengunjung serasa berjalan-jalan di tengah taman sungguhan.
18.00 - Senja di Marina Bay
Puas berkeliling di Gardens by the Bay, CNNIndonesia.com memilih untuk duduk-duduk di pinggir dermaga Marina Bay sambil menikmati senja.
Pengunjung dapat memilih untuk duduk di sisi mana saja, karena tangga kayu berundak yang disediakan cukup luas.
Yoga di Marina Bay. (CNN Indonesia/Olivia Drost) |
Dari sini, dapat terlihat juga pemandangan Hotel Marina Bay Sands dan Patung Merlion yang legendaris. Banyak pengunjung yang memanfaatkan waktu senja untuk berolahraga.
20.30 - Menyesap Gin and Tonic di CE LA VI
Malam hari ialah waktu yang tepat untuk minum-minum di bar atas atap atau rooftop bar.
Di Marina Bay Sand, salah satu rooftop bar yang populer ialah CE LA VI. CE LA VI menawarkan sensasi minum-minum dengan pemandangan panorama kota.
Suasana malam di CE LA VI. (CNN Indonesia/Olivia Drost) |
Rooftop bar yang mewah ini juga menawarkan menu tradisional dan modern khas Asia dan barat untuk menu makanannya.
Harga menunya memang cukup mahal, namun dengan pemandangan dan layanan sebegitu mewah, rasanya harga itu cukup sepadan.
CNNIndonesia.com memilih untuk menikmati minuman gin and tonic seharga Rp180 ribuan.
Pemandangan malam di Singapura dari CE LA VI. (CNN Indonesia/Olivia Drost) |
Selain rooftop bar, ada banyak pusat keriaan lain di Marina Bay Sand, seperti bar tepi dermaga (waterfront bar) dan kelab malam.
CE LA VI buka sampai pukul 5 pagi. Setelah gelas ke-tiga, CNNIndonesia.com pulang ke tempat penginapan untuk beristirahat.
(olv/ard)
Salah satu sudut di Cloud Forest. (CNNIndonesia/Olivia Drost)
Yoga di Marina Bay. (CNN Indonesia/Olivia Drost)
Suasana malam di CE LA VI. (CNN Indonesia/Olivia Drost)
Pemandangan malam di Singapura dari CE LA VI. (CNN Indonesia/Olivia Drost)
Komplek Marina Bay Sands yang megah dan menjadi ikon Singapura. (CNN Indonesia/Olivia Drost)
Kaya Toast bisa juga dijadikan camilan saat berkeliling kota. (CNN Indonesia/Olivia Drost)
Buddha Tooth Relic Temple and Museum, tempat beribadah yang dijadikan objek wisata. (CNN Indonesia/Olivia Drost)
Sri Mariamman Temple, tempat beribadah umat Hindu yang tertua di Singapura. (CNN Indonesia/Olivia Drost)
Salah satu sudut di Little India, Singapura. (CNNIndonesia/Olivia Drost)
Warna-warni cerah khas Delhi di Little India. (CNNIndonesia/Olivia Drost)
Kawasan Marina Bay Sands. (CNN Indonesia/Olivia Drost)
Singapore Fried Hokkien Mee. (CNN Indonesia/Olivia Drost)