Cara Tersehat Memasak Jamur Menurut Sains

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Rabu, 24/05/2017 06:58 WIB
Cara Tersehat Memasak Jamur Menurut Sains Peneliti temukan cara terbaik olah jamur (morgueFile/MaxStraeten)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jamur adalah sumber serat dan vitamin yang baik untuk tubuh. Namun teksturnya yang lembut dan mudah hancur ini membuat Anda harus berhati-hati saat memasaknya.

Salah cara masak akan berakibat merusak tekstur dan juga nilai gizinya secara keseluruhan. Mengutip Medical Daily, peneliti menemukan cara terbaik dan tersehat untuk mengolah jamur agar nilai gizinya tetap terjaga.

Penelitian yang dipublikasikan secara online dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition menemukan bahwa memanggang dan mengolahnya dalam microvawe adalah cara terbaik.

Faktanya, cara ini dianggap justru akan meningkatkan aktivitas antioksidan dalam jamur.

Sebaliknya, studi menemukan bahwa menggoreng atau merebus jamur akan mengurangi nilai gizi jamur secara signifikan.

Sebagai tambahan, memanggang dengan sedikit minyak, terutama minyak zaitun akan membantu meningkatkan nilai gizi dan menambahkan beberapa kalori.

"Ketika jamur dimasak dalam microwave atau dipanggang, jumlah aktivitas polifenol dan antioksidan meningkat signifikan," kata Irene Roncero.

"Menggoreng dan merebus akan menyebabkan protein dan antioksidan hilang. Bisa jadi karena larut di dalam air atau minyak."

Untuk penelitian, tim meneliti tiga jenis jamur yang paling populer yaitu jamur kancing putih (Agaricus bisporus), shiitake (Lentinula edodes), dan jamur oyster dan king oyster (Pleurotus ostreatus dan P. eryngii). Jamur ini secara khusus ditumbuhkan dalam laboratorium. Jamur mentah dan matang dikeringkan dan dianalisis kandungan antioksidannya.

Berdasar studi, jamur mengandung serat dan protein. Kandungan kalori dan lemaknya pun sangat kecil. Jamur juga mengandung vitamin B1, B2, B12, C, D, dan E, seng, dan selenium.