Presiden Jokowi akan Ikut Pawai di Pekan Kesenian Bali 2017

Advertorial, CNN Indonesia | Minggu, 04/06/2017 14:07 WIB
Presiden Jokowi akan Ikut Pawai di Pekan Kesenian Bali 2017
Jakarta, CNN Indonesia -- Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 akan dilepas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi, Denpasar.

”Gubernur Bali sudah bertemu dengan Bapak Presiden dan Beliau mengkonfirmasi kehadirannya. Maka dari itu, kami panitia terus mempersiapkan kedatangan Beliau,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Bali, Anak Agung Yuniartha Putra.

Agung menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan panitia di bawah komando Kementerian Pariwisata dan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. Acara pembukaan pada Sabtu (10//6/2017) pukul 20.00 Wita akan ditandai dengan keluarnya air mancur.


”Nah, air mancur rencananya akan dikeluarkan oleh Presiden Jokowi dengan cara menancapkan tongkat ‘kayonan’. Tongkat ini seperti salah satu wayang berbentuk pepohonan. Setelah ditancapkan, langsung mengeluarkan air mancur, pokoknya panitia dari Dinas Kebudayaan sudah mempersiapkan ini dengan cantik,” ujar Agung.

Lebih lanjut Agung mengatakan, air mancur sangat lekat artinya dengan kegiatan PKB 2017. Hal ini karena, perhelatan yang sudah dilaksanakan selama 39 tahun ini menggunakan tema Ulun Danu yang artinya ‘Melestarikan Air Sumber Kehidupan’.

”Untuk pawai, rencananya PKB akan berlangsung selama 2 sampai 2,5 jam, dimulai pukul 14.00 Wita sehingga masing-masing kontingen dari kabupaten dan kota dibatasi waktu untuk tampil tidak lebih dari 15 menit,” kata pria asli Bali itu.

Hal senada diungkapkan oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti. Menurut Esthy, panitia lokal yang digawangi oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Bali juga menyiapkan kendaraan hias khusus yang akan dinaiki oleh Jokowi saat pawai pembukaan PKB.

"Tahun lalu Bapak Presiden ingin ikut pawai, maka dari itu pihak panitia telah mempersiapkan dari awal kendaraan hias di PKB 2017,” ujar Esthy.

“Kendaraan hias itu akan berisikan ukir-ukiran Bali, seperti berbagai bentuk patra dan karang. Sedangkan bentuk kendaraan hias secara garis besar seperti pondasi dari sebuah bangunan bale bengong, karena yang diinginkan bentuknya benar-benar terbuka," sambung Esthy.

Seniman pembuat mobil hias Jokowi, Gede Agus Wiguna Putra mengatakan, hiasan naga akan lebih dominan di mobil hias ini dengan ukiran arsitektur Bali.

Untuk ukirannya, ia akan memakai bahan dari styrofoam. Adapun mobil hias yang akan dinaiki Jokowi akan menggunakan truk jenis pengangkut pasir yang rangkanya memakai balok dan tangganya memakai besi.

Mobil hias untuk Jokowi ini akan berbentuk seperti kereta perang. Namun di atasnya terbuka sehingga Jokowi bisa melihat ke segala arah.

"Jadi tingginya ini sekitar 3 meter. Kan ini memakai dasar seperti hiasan Bali, lantai di atasnya lebarnya 3 meter, lantai di bawahnya yang agak menonjol lebarnya 4 meter dengan panjang 6 meter," ujar perajin seni dan dekorasi asal Bona, Gianyar ini.

Perakitan mobil hias ini direncanakan pada Senin (5/6/2017). Biaya untuk mobil hias Jokowi ini berkisar Rp 40 jutaan.

"Pengerjaan 10 orang, sebenarnya yang paling susah adalah taksu dari ukirannya. Gimana ukirannya bisa indah, naganya bisa terlihat hidup, bisa megah hiasannya. Untuk teknis struktur rangka juga biar enggak jebol, dan kuat karena dipakai orang nomor satu di Indonesia," ujarnya.

Terkait hal itu, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, PKB sudah sangat konsisten. Buktinya sudah digelar untuk ke-39 kali dan wajib di-ekspose di seluruh media maupun sosial media.