Curhat Pangeran William Soal 'Peti Mati' Putri Diana

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Jumat, 18/08/2017 14:35 WIB
Curhat Pangeran William Soal 'Peti Mati' Putri Diana Pangeran William dan Harry ungkap perasaan saat harus berjalan di belakang peti mati Putri Diana. (AFP PHOTO / JOEL ROBINE)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepergian Putri Diana tentunya menyisakan luka mendalam untuk Pangeran William dan Harry. Di tengah dukanya, William dan Harry yang masih remaja harus berjalan di belakang peti mati ibunya.

"Itu adalah salah satu hal terberat yang saya lakukan, harus berjalan (di belakang peti)," kata William dalam video dokumenter Diana, 7 Days, dikutip dari ABC.

"Rasanya seperti dia berjalan di samping kami untuk membantu kami melewati itu semua."



Adik William, Pangeran Harry mengingat kembali bahwa ada banyak orang yang menenangkannya. Dia mengungkapkan bahwa orang-orang mengatakan padanya kalau mereka juga terkejut dengan kenyataan itu. Mereka berduka atas kepergian Diana dengan cara mereka sendiri.

"Saya ingat tangan orang-orang basah karena air mata yang mereka hapus," kata Harry.

William dan Harry masih berusia 15 dan 12 tahun saat Diana meninggal 20 tahun lalu.

William dan Harry harus berjalan di belakang peti mati ibunya dalam prosesi di sepanjang jalanan London 6 September 1997 lalu. Mereka berjalan bersama dengan Pangeran Charles, Pangeran Philip, dan adik ibunya Charles Spencer.

Dalam satu titik prosesi tersebut, Spencer terlihat menepuk punggung Harry untuk menunjukkan dukungan emosional.

"Ibu saya baru saja meninggal dan saya harus berjalan jauh di belakang peti matinya, dikelilingi oleh ratusan orang yang melihat saya dan jutaan lebih lainnya melihat di televisi," kata Harry kepada Newsweek dalam wawancara yang dipublikasikan pada Juli.


"Saya merasa tidak ada anak yang diminta untuk melakukan itu dalam keadaan apapun. Saya tidak menyangka itu akan terjadi hari ini."

Harry mengaku bahwa kepergian Diana sangat memukulnya. Berbagai pikiran kemarahan dan sakit hati melandanya.

"Saya mungkin sudah sangat dekat dengan kehancuran dalam berbagai kesempatan ketika segala macam kesedihan, kebohongan, kesalahpahaman, dan semuanya datang kepada Anda dari berbagai sudut," katanya.

Harry pun memuji William yang membantunya untuk mencari dukungan kesehatan mental dan membantu mengatasi kemarahan serta rasa sakit.



(chs/chs)