Gemas dengan Anak, Ayah Bikin Aplikasi Pesan 'ReplyASAP'

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Rabu, 23/08/2017 13:52 WIB
Gemas dengan Anak, Ayah Bikin Aplikasi Pesan 'ReplyASAP' Kesal karena kerap tak dibalas pesannya atau tak diangkat telpon, seorang ayah di Inggris membuat aplikasi balas pesan dan dipasangi alarm. (Foto: Thinkstock/omgimages)
Jakarta, CNN Indonesia -- Orangtua kerap dibuat khawatir saat anak tak segera menjawab pesan atau mengangkat telepon. Anak pun kerap mengabaikan bunyi pesan di ponselnya karena merasa kebebasannya terganggu. Hal ini dialami seorang ayah di London sehingga ia mesti memutar otak demi bisa terhubung dengan anaknya.

Nick Herbert (45) yang juga mahir akan pemograman akhirnya menciptakan aplikasi yang ia beri nama 'ReplyASAP'. Ini adalah sebuah aplikasi pesan yang bisa 'menguasai' layar utama ponsel, dan menimbulkan bunyi alarm hingga pesan yang masuk dijawab.

Ide ini muncul setelah menyadari bahwa memberikan ponsel pada puteranya ternyata tak membuat ia dapat menghubungi anaknya dengan mudah. Sang anak tak kunjung membalas pesannya dan ponsel sering dalam mode 'diam' sehingga hal ini membuat Herbert 'gila'.


"Anak saya mulai sekolah di Langley Park School for Boys dua tahun lalu dan punya ponsel pintar. Saya pikir ini akan memudahkan saya menghubunginya, tapi tidak sama sekali. Nyatanya, dia selalu bermain game dan ponsel dalam kondisi diam. Ini membuat saya gila," kata Herbert pada SWNS dikutip dari Oddity Central (21/8).


Herbert pun menghabiskan waktu selama delapan bulan untuk menciptakan aplikasi ReplyASAP. Dengan suntikan dana yang mencukupi, akhirnya ReplyASAP terwujud dan membuatnya tenang sebagai orang tua.

Aplikasi ini hanya dapat digunakan pada ponsel android, tapi sang anak menggunakan iPhone. Namun, sebagai seorang ahli pemrograman, ini bukan hal sulit bagi Herbert. Ia akan segera membuat aplikasi ini tersedia di Apple Store.



"Ini akan mengatasi stres, saat saya tidak dapat menghubungi dia yang saya mau tahu dia sudah melihat pesan saya," katanya.

Aplikasi ini cukup memberikan ketenangan pada orang tua, tapi bakal jadi mimpi buruk setiap anak. Herbert mengatakan, aplikasi ini sebaiknya bukan jadi sarana utama orang tua untuk berkomunikasi dengan anak mereka.


"Anak saya sama sekali tak bicara hal negatif soal aplikasi ini. Ini soal dia mengerti mengapa aplikasi ini ada. Jika saya punya sesuatu yang mendesak untuk dibicarakan, saya akan mengirim pesan darurat. Akankah ini bakal jadi penghalang dalam hidupnya? Mungkin! Saya tak akan menggunakannya setiap waktu untuk bicara dengannya," ujarnya.

ReplyASAP dapat diunduh secara gratis. Ia juga menawarkan sejumlah rencana dengan harga yang berbeda lewat paket tertentu. Di antaranya, ada paket Bronze dengan harga US$1.28 atau sekitar Rp17 ribu dengan layanan membuat si pemakainya terhubung dengan satu orang.

Lalu, ada paket Silver yang bisa menghubungkan dengan empat orang dan dibanderol US$3.21 atau sekitar Rp43 ribu. Sementara, Gold dan Platinum masing-masing mampu menghubungkan seseorang dengan 10, serta tambahan 20 orang. Masing-masing, Gold ditawarkan dengan harga US$9 (Rp120ribu) dan Platinum US$16.73 (Rp223ribu).

Hanya saja, salah satu hambatan akan aplikasi ini adalah kebutuhannya akan koneksi internet, baik si pengirim pesan maupun si penerima. Jika anak ingin mengabaikan orangtuanya maka bisa saja ia mematikan koneksi internet untuk sementara dan alarm itu tak menganggu. Hal ini masih jadi pekerjaan rumah si pembuat aplikasi buat diatasi.