Hermes Jual 'Batu' Seharga Rp11 Juta

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Selasa, 19/09/2017 12:00 WIB
Hermes Jual 'Batu' Seharga Rp11 Juta Ilustrasi: Hermes membuat sebuah penindih kertas yang dijual dengan harga Rp11 juta. (REUTERS/Arnd Wiegmann)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah Prada meluncurkan penjepit kertas mewah dengan harga fantastis, kini giliran merek mode mewah asal Perancis, Hermes membuat benda 'sepele' dengan harga yang fantastis.

Rumah mode mewah ini membuat penindih kertas dari batu. Hanya saja ini bukan penindih kertas biasa, pasalnya benda ini dijual dengan harga US$840 atau sekitar Rp11 juta.

Harga fantastis untuk penjualan batu penindih kertas ini disebabkan karena penggunaan batunya yang tak biasa. Hermes memasarkan batu jenis galet pebbles yang dipadankan dengan tali dari kulit sapi muda.



Dalam laman situs toko online Hermes dituliskan bahwa setiap batu itu unik, sehingga penindih kertas yang dimiliki konsumen bersifat eksklusif.

Menurut Oddity Central, penindih kertas yang disebut Galet Paperweight yang merupakan produk dari 'petit h', salah satu lini milik Hermes.

Lini fesyen petit h sendiri sebenarnya merupakan lini yang menggunakan bahan-bahan sisa dari tas, aksesori, sepatu, dan sutra untuk menciptakan aksesori kecil yang bisa dipasangkan dengan bahan utama sebuah produk.


Untuk penindih kertas Galet Paperweight, batu galet pebble merupakan bahan utama, sedangkan tali kulit sapi muda digolongkan salah bahan sisa produk lain. Kulit sapi muda ini dipakai untuk menghias pernak-pernik yang tersedia dalam berbagai warna, seperti etoupe, rubis, vert foncé, hijau atau hitam.

Ini bukan pertama kalinya batu dijadikan bahan utama sebuah produk. Pada 2016 Nordstorm menjual batu yang dibalut dengan kulit seharga US$85 (Rp 1,1 juta). (tab/chs)