Model Nyakim Gatwech, Sang 'Ratu Hitam' dari Sudan

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Sabtu, 03/06/2017 00:12 WIB
Gatwech, seorang model asal Sudan malah merangkul 'perbedaan' warna kulitnya dengan bangga. Gatwech memiliki kulit hitam yang berbeda dengan model-model lainnya Nyakim Gatwech (Screenshoot via Instagram @queenkim_nyakim)
Jakarta, CNN Indonesia -- Suku, ras, agama, dan warna kulit memang tak seharusnya jadi masalah untuk mendapatkan pekerjaan, termasuk di dunia model. Saat banyak model yang mengunggulkan kesempurnaan dan kecantikan fisik mereka dengan tubuh langsing dan tinggi, serta kulit putih, Nyakim Gatwech justru membuktikan SARA tak membatasi langkahnya.

Gatwech, seorang model asal Sudan malah merangkul 'perbedaan' warna kulitnya dengan bangga. Gatwech memiliki kulit hitam yang berbeda dengan model-model lainnya. Kenyataannya, warna kulitnya yang berbeda ini justru menjadi nilai tambah untuk dirinya di dunia model.


Di dunia model, perempuan berusia 24 tahun ini justru mendapatkan nama panggilan Queen of Dark. Lewat model, dia ingin membuktikan bahwa kecantikan muncul dalam berbagai warna.


Gatwech yang lahir di Sudan kini menetap di Minneapolis ini punya tujuan hidup sendiri saat dia memutuskan jadi model. Dalam hingar-bingar dunia model, dia memutuskan untuk mempromosikan nilai positif soal warna kulit dan juga penerimaan diri.

Foto-foto cantik di Instagramnya berhasil membuat 89 ribu orang di seluruh dunia mengikutinya. Tak sekadar mengunggah foto cantiknya, dia juga memberikan beberapa kata dan pesan inspirasional.

Kata dan pesan inspirasional ini khususnya ditujukan bagi perempuan yang berjuang untuk bisa nyaman dan percaya diri dengan warna kulitnya.


Mengutip Indian Express, di awal tahun ini, Gatwech pernah ditanya tentang warna kulitnya. Dalam unggahannya, dia mengungkapkan bahwa seorang sopir uber menanyakan apakah dia mau memutihkan kulitnya.

"Saya ditanya oleh sopir Uber, dia berkata,'Jangan anggap ini sebagai sebuah hinaan, tapi jika Anda diberikan US$10 ribu, maukah kamu memutihkan kulitmu?'," kata dia.

Queen of Dark ini pun hanya tertawa. "Saya tidak bisa menjawabnya karena saya langsung tertawa keras. Dia (sopir Uber) langsung berkata,'Berarti jawabnya tidak,' dan saya berpikir, tentu saja tidak," katanya.

"Mengapa saya harus memutihkan warna melanin yang Tuhan anugerahkan pada saya."


Setelah mengungkapkan hal itu, Gatwech mengatakan bahwa sopir Uber terkejut dan mempertanyakan mengapa dia menganggap itu sebagai anugerah.

Bukan cuma sopir Uber yang mempertanyakan soal warna kulitnya. Orang-orang yang melihatnya pun tak jarang berkomentar tentang gelapnya warna kulit Gatwech. Namun dia tak mau ambil pusing.

"Beberapa orang bahkan melihat saya dengan tajam dan bertanya mengapa saya begitu hitam? Bagaimana mungkin mereka mengharapkan saya menjawab pertanyaan itu? Selain karena alasan bahwa saya diberkati dengan melanin dan saya cinta warna hitam ini."