Konsumsi Jamur Saat Sarapan Lebih Bermanfaat Dibanding Daging

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Selasa, 24/10/2017 09:19 WIB
Konsumsi Jamur Saat Sarapan Lebih Bermanfaat Dibanding Daging Memakan jamur saat sarapan ternyata lebih sehat. (Ilustrasi/condesign/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penelitian membuktikan bahwa sarapan adalah saat makan terpenting dalam satu hari. Sarapan akan membantu tubuh jadi lebih berenergi dan berstamina sehingga jadi lebih kuat.

Meski demikian, banyak orang masih menyepelekan manfaat sarapan. Sarapan kerap dianggap jadi musuh diet karena bisa menambah berat badan, selain itu sarapan dianggap menyebabkan rasa kenyang berlebihan sehingga timbul rasa mengantuk di pagi hari yang dapat mengganggu aktivitas.

Kenyataannya, semua itu tergantung pada apa yang Anda makan saat sarapan. Salah satu menu makanan yang baik untuk dikonsumsi saat pagi hari ialah jamur.



Mengganti menu makanan daging dengan jamur saat sarapan, ternyata lebih bermanfaat untuk tubuh, khususnya Anda yang sedang diet.

Dilansir dari NDTV, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal Appetite menyatakan bahwa mengonsumsi jamur untuk sarapan akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

Professor di Universitas Minnesota di Amerika Serikat, Joanne Slavin, menjelaskan bahwa studi yang dilakukan sebelumnya menunjukkan bahwa makan jamur saat sarapan ternyata akan membuat rasa kenyang lebih lama dibanding makan daging.


“Penelitian ini menunjukkan bahwa ada manfaat nutrisi baik yang terkandung dalam jamur sebagai pengganti daging dalam beberapa menu makanan,” ujarnya.

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membandingkan protein pada jamur dengan protein yang terkandung dalam daging serta pengaruhnya pada tingkat rasa kenyang yang dimiliki setiap orang.

Penelitian dilakukan dengan menggunakan jamur kancing putih sebanyak 226 gram dan daging 28 gram.

Penelitian dilakukan selama 10 hari dengan menggunakan 17 orang wanita dan 15 orang pria sebagai responden. Mereka diminta untuk mengonsumsi 2 porsi jamur atau daging selama dua kali sehari.


Sebelumnya, periset sudah melakukan penyesuaian kandungan protein dan jumlah kalori yang dimiliki oleh masing-masing porsi jamur dan daging. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara peserta yang mengonsumsi jamur dan daging.

Maka itu, peserta yang mengonsumsi menu makanan jamur saat sarapan akan lebih merasa kenyang jika dibandingkan dengan peserta yang mengonsumsi daging.

Selain kaya akan gizi, jamur juga memiliki kandungan kalori yang rendah jika dibandingkan dengan daging. Hanya saja, Anda tetap harus menjaga porsi makan saat sarapan.

Ada baiknya menyesuaikan dengan kebutuhan akan gizi tubuh Anda, dan usahakan untuk tidak mengonsumsi makan yang berlebihan saat sarapan yang justru membuat berat badan Anda semakin bertambah. (sha/chs)