Ada Resor Khusus Tamu Berbadan Gemuk di Bahama

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 18/12/2017 01:47 WIB
Ada Resor Khusus Tamu Berbadan Gemuk di Bahama Ilustrasi. (Thinkstock/Mik122)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pantai atau kolam renang bukan hanya monopoli pengunjung yang bertubuh langsing. Pengunjung yang bertubuh ekstra juga bebas datang ke sana, untuk berenang atau sekadar berjemur.

Tapi, tak sedikit pengunjung pantai yang memberi pandangan sinis terhadap pengunjung yang berbadan ekstra. Mereka merasa kalau pengunjung yang terlalu kurus atau terlalu gemuk tak cocok mengenakan pakaian renang.

Langsing atau tidaknya tubuh jangan sampai memengaruhi keseruan berwisata ke pantai. Jika ingin lebih seru, mungkin bisa mendatangi Eleuthera, karena di kepulauan yang terletak di kawasan Bahama itu ada resor khusus orang bertubuh ekstra.


Selain tak akan mendapat pandangan sinis, tamu yang datang ke sini juga bisa merasakan fasilitas dan layanan ekstra. Ruangannya serba besar dan alas duduknya serba empuk, sehingga pengunjung, terutama yang bertubuh gemuk bisa bebas bergerak.

Bernama The Resort, resor ini telah beroperasi sejak tahun 2015. Sang pendiri, James King, membuatnya setelah terinspirasi oleh tamu wanita bertubuh ekstra yang ditemuinya di salah satu hotel di Karibia.

"Tamu wanita itu terjatuh dari bangku yang tak sanggup menopang berat badannya. Ia diminta memberi ganti rugi. Saya membelanya dengan mengatakan kalau bangku tersebut memang dibuat dari bahan yang mudah patah," kata King.

Untuk menginap selama enam hari, tamu perlu membayar tarif seharga Rp1,3 jutaan per orang. Tarif tersebut sudah termasuk makan, minum, kamar, dan aktivitas wisata.

The Resor memiliki 24 kamar dengan pemandangan pantai pribadi, sehingga tamu bisa bebas melakukan berbagai kegiatan tanpa diganggu turis di luar resor.



Salah seorang tamu wanita asal Texas mengaku sangat terkesan dengan konsep resor ini.

"Saya senang berada di sini, karena saya bisa bebas mengenakan bikini selama seharian," kata sang tamu.

Mengenai isu kesehatan, King mengaku sangat berhati-hati dalam menentukan menu restoran resornya.

Ia tidak membatasi makanan atau minuman untuk tamu, namun ia ingin agar seluruh menu dimasak dengan bahan dan teknik yang sehat.

"Tidak ada tamu yang seharian makan. Dengan keindahan perairan di resor, mereka melakukan berbagai aktivitas di luar ruangan," pungkas King, yang berencana membuka resor berkonsep sama di pulau seberangnya pada tahun depan.

(ard)