Masuk Musim Hujan, Bali Waspada Gelombang Laut Tinggi

ANTARA, CNN Indonesia | Selasa, 23/01/2018 16:16 WIB
Masuk Musim Hujan, Bali Waspada Gelombang Laut Tinggi Ilustrasi. (ANTARA/Ekho Ardiyanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang laut yang diperkirakan mencapai hingga tiga meter di perairan Selat Bali.

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar Taufik Gunawan menjelaskan perkiraan tinggi gelombang laut itu diprediksi hingga tiga hari mendatang, yakni pada 23-25 Januari 2018.

Selain di Selat Bali, BMKG juga memperkirakan tinggi gelombang laut berkisar 0,75-3 meter terjadi di Selat Lombok, Nusa Tenggara Timur.


Sedangkan di perairan utara Bali, tinggi gelombang laut diperkirakan mencapai 0,5-2 meter.

Sementara itu untuk pergerakan angin, BMKG memperkirakan angin bertiup dari arah barat-barat laut dengan kecepatan berkisar antara 10-40 kilometer per jam.

Menurut Taufik, kondisi tersebut disebabkan wilayah Bali telah memasuki musim hujan, dengan puncak yang terjadi pada periode Januari-Februari.

Taufik menambahkan, massa udara basah masih terkonsentrasi pada lapisan permukaan hingga lapisan 200 milibar yang mendukung pembentukan awan hujan di Pulau Dewata.

Selain itu adanya tekanan rendah di Samudera Hindia tepatnya di selatan Pulau Jawa yang memanjang hingga utara Australia mendukung pengumpulan massa udara basah di sekitar wilayah Bali hingga NTT.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat khususnya nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari untuk mewaspadai tinggi gelombang laut tersebut dan memperhatikan informasi resmi dari pihak terkait.

(ard)