Miss Universe 'Ngebet' Pakai Kebaya di Final Puteri Indonesia

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Jumat, 09/03/2018 19:13 WIB
Miss Universe 'Ngebet' Pakai Kebaya di Final Puteri Indonesia Miss Universe 2017 Demi Leigh Nel Peters mengaku tak sabar untuk memakai kebaya buatan Intan Avantie di malam final Puteri Indonesia 2018. (AFP PHOTO / BAY ISMOYO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Malam final Puteri Indonesia 2018 akan digelar Jumat (9/3). Sebanyak 39 finalis akan berkompetisi memperebutkan mahkota Puteri Indonesia 2018.

Momen penyerahan mahkota akan dilakukan oleh Miss Universe 2017, Demi Leigh Nel Peters. Perempuan asal Afrika Selatan ini mengaku dirinya sangat antusias dengan gelaran final nanti malam.

Tak cuma antusias menunggu calon Puteri Indonesia 2018, dia ternyata juga tak sabar untuk jadi 'orang Indonesia.'



"Saya tak sabar untuk mengenakan kebaya," kata Demi saat konferensi pers jelang malam final Pemilihan Puteri Indonesia 2018 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (9/3).

Dalam malam final Puteri Indonesia 2018, Demi akan mengenakan kebaya modern rancangan Intan Avantie.

Dalam akun instagramnya, Intan Avantie sendiri memamerkan kebaya modern yang dibuatnya untuk Demi.

[Gambas:Instagram]

Kebaya Demi dibuat dengan model leher cheongsam tinggi dan terlihat sedikit seksi. Belahan dada rendah dengan tambahan kain tule dan embroidery mewah di beberapa bagiannya membuat kebaya yang akan dikenakan Demi terlihat glamor.

Dalam konferensi pers sore tadi, Demi terlihat cantik dalam balutan busana hitam dan biru muda rancangan Albert Yanuar.


Hanya saja, Demi tak akan sendirian di malam final Puteri Indonesia. Malam final Pemilihan Puteri Indonesia 2018 terbilang cukup istimewa sebab akan Jenny Kim (Miss Supranational 2017) dan Kevin Lilliana (Miss International 2017) Bunga Jelitha (Puteri Indonesia 2017) juga hadir bersamanya.

Sementara itu, Bunga Jelitha Ibrani, Puteri Indonesia 2017 berharap siapapun yang akan menerima mahkota Puteri Indonesia, ia dapat mengemban tanggung jawab dan tugasnya. Selain itu, pemenang juga diharapkan dapat mengharumkan Indonesia di ajang internasional.

"Pengalaman sangat berharga (saat terpilih sebagai Puteri Indonesia). Tanggal 31 Maret tahun lalu hidup saya berubah, yang tadinya seorang model. Saya harus keluar dari zona nyaman. Itu sulit tapi saya belajar," kata Bunga dalam kesempatan serupa.

"Dari komentar-komentar negatif saya belajar. Terima kasih pageant lovers semua. Saya berharap Puteri Indonesia bisa menjalankan tugas dengan baik." (chs/chs)