3 Pertimbangan Sebelum Beli Cincin yang Tepat buat Pria

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Senin, 12/03/2018 15:20 WIB
3 Pertimbangan Sebelum Beli Cincin yang Tepat buat Pria Memilih cincin untuk laki-laki mesti mempertimbangkan beberapa hal mulai dari anatomi jari, tren dan selera. (ilustrasi/Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perhiasan termasuk cincin, bukan untuk perempuan semata. Cincin juga bisa jadi aksesori bagi kaum pria. Mulai dari batu alam hingga berlian yang dipadu dengan emas bisa jadi pilihan untuk dikenakan di jari tangan.

Namun, memilih cincin bagi kaum Adam mesti disiasati supaya tak bikin malu. Salah sedikit, cincin di jari bisa terlihat norak, berlebihan atau tidak cocok. Memilih cincin untuk laki-laki mesti mempertimbangkan beberapa hal mulai dari anatomi jari, tren dan selera.

"Sebenarnya saran terbaik bagi pria harus dilihat dari anatomi pemakai. Lihat dulu jari pemakai lalu sesuai model dengan selera," kata ahli perhiasan dan area manager Miss Mondial Peter Setiawan saat peluncuran perhiasan 'Elemental Water Miss Mondial X Tex Saverio' di Jakarta, beberapa waktu lalu. Miss Mondial merupakan produsen perhiasan spesialisasi emas dan berlian.



Peter menyarankan jika jari pria pemakai cenderung pendek, sebaiknya memilih cincin yang tidak terlalu lebar agar tersisa banyak ruang di jari tangan. Sebaliknya bagi jari panjang, gunakan cincin yang yang lebar atau bermata besar.

"Misal jari saya pendek nih, jangan pakai yang lebar pakai yang agak kecil. Kalau lebar habis jari saya. Nah, saran buat pria ketika lihat temannya pakai yang besar tenang dulu, jangan langsung nafsu. Lihat dulu jarinya seperti apa, baru disesuaikan," tutur Peter.

Selain itu, tren warna cincin untuk pria saat ini cenderung pada warna maskulin seperti emas putih. Warna rosegold yang sedang populer bagi wanita dianggap terlalu feminin.

Namun, menurut Peter, tak ada salahnya mencoba warna kombinasi antara emas putih dan rosegold. Pilihlah, cincin emas putih dengan sedikit warna rosegold sebagai pemanis.


"Sekarang sudah mulai banyak yang mencari kombinasi. Tapi rosegold-nya hanya sebagai pemanis di bagian atas atau samping, setidaknya ada permainan warna. Itu yang terbaru, kalau yang putih model lama," ucap Peter.

Setelah itu, model cincin dapat disesuaikan dengan selera. Jika tak ingin terlalu mencolok, model yang sederhana bisa menjadi pilihan. Corak yang ramai namun maskin juga tak jadi masalah, asalkan tetap percaya diri saat dipakai. (rah/rah)