Menpar Ingin Sopir Taksi Lebih Ramah kepada Turis

Dinda Audriene Muthmainah, CNN Indonesia | Senin, 26/03/2018 19:15 WIB
Menpar Ingin Sopir Taksi Lebih Ramah kepada Turis Ilustrasi. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pariwisata menggandeng PT Blue Bird Tbk (BIRD) untuk mendukung program pariwisata pemerintah bertajuk Visit Wonderful Indonesia (ViWi) 2018.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan sebanyak 20.000 taksi dan 1.000 mini bus Blue Bird bakal ditempeli stiker bertuliskan Wonderful Indonesia.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk "branding" pariwisata dalam negeri.


"Jadi diharapkan sopir Blue Bird bisa menjadi duta pariwisata kita," kata Arief di hadapan wartawan pada Senin (26/3).

Pemerintah juga akan melakukan pelatihan terhadap sekitar 100 sopir Blue Bird agar bisa diandalkan dalam memberikan informasi mengenai pariwisata di Indonesia kepada penumpang.

"Kenapa ini penting? Karena sopir kan yang pertama kali bertemu dengan wisatawan," ujar Arief.

Secara terpisah, Direktur Blue Bird Adrianto Djokosoetono menjelaskan perusahaan bakal mendapatkan keuntungan dari sisi penambahan penumpang wisatawan mancanegara (wisman) dari kerja sama tersebut.

"Kalau turis semakin banyak, maka kami menyambut baik. Nantinya diharapkan ada penambahan penumpang," ujar Adrianto.

Sejauh ini, Adrianto menyebut jumlah penumpang wisman masih jauh di bawah 50 persen. Sayangnya, ia enggan menyebut dengan pasti persentase penumpang wisman sepanjang tahun 2017.

"Secara nasional masih sangat kecil. Tapi kalau di Bali sudah lebih dari 50 persen," ujar Adrianto.

Sebagai informasi, Kementerian Pariwisata menargetkan jumlah wisman tahun ini mencapai 17 juta dan terus meningkat menjadi 20 juta hingga 2019 mendatang.

Sopir taksi memang bisa disebut sebagai duta pariwisata suatu kawasan. Dari celotehannya, turis bisa mendapat informasi penting mengenai cara berwisata yang lebih asyik.

Tapi di beberapa kawasan, terutama yang tak memliki perusahaan taksi resmi, terkadang ada sopir taksi yang mencurangi penumpang dalam hal argo atau penipuan yang mengarahkan turis ke tempat tertentu. 

Agar terhindar dari jebakan sopir taksi, sebaiknya turis bisa menolak dengan tegas jika sopir taksi mulai menawarkan sesuatu yang dirasa harus dibalas dengan uang.

(ard)