7 Fakta Menarik Pernikahan Pangeran Harry-Meghan Markle

CNNIndonesia, CNN Indonesia | Sabtu, 14/04/2018 19:55 WIB
7 Fakta Menarik Pernikahan Pangeran Harry-Meghan Markle Menikah di hari Sabtu, serta menolak kado pernikahan hanyalah dua dari beberapa fakta menarik seputar pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Foto: AFP PHOTO / Daniel LEAL-OLIVAS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle akan dilaksanakan di Gereja St. George's di Kastil Windsor pada 19 Mei 2018 mendatang. Dibandingkan pernikahan-pernikahan keluarga kerajaan Inggris sebelumnya, banyak yang berbeda dalam pernikahan Harry dan Meghan kali ini.

Jika Queen Elizabeth II dan Pangeran Philip pada 1947 mengundang hingga 2.000 hadirin di pernikahan mereka, Harry dan Meghan hanya mengundang sekitar 600 orang. Meghan Markle bahkan dikabarkan tidak akan mengundang keluarga besarnya ke pernikahan tersebut.

Selain itu, hari yang dipilih untuk pernikahan mereka pun dianggap aneh, berbeda dengan tradisi-tradisi hari pernikahan keluarga kerajaan Inggris sebelumnya. Dirangkum dari sejumlah sumber, berikut adalah beberapa fakta mengenai pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle:



1. Menikah di hari Sabtu

Pernikahan yang dipilih oleh Istana Kensington jatuh pada hari Rabu, berbeda dengan tradisi pernikahan kerajaan Inggris lainnya yang biasanya dilaksanakan pada hari kerja. Pangeran William dan Kate Middleton menikah pada hari Jumat, misalnya, sedangkan Ratu Elizabeth II menikah pada hari Kamis.

2. Undangan dibuat Barnard Westwood

Mengikuti tradisi kerajaan seperti sebelumnya, undangan pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle dibuat oleh Bernard Westwoos. Dalam undangan tersebut, Westwood menggunakan tinta Amerika di atas kartu Inggris yang dicetak dengan warna emas dan hitam. Di tengah kartu undangan, lambang Pangeran Wales dengan tiga bulunya terpampang rapi.

3. Belum tentu menjadi hari libur publik

Selama ini, hari pernikahan keluarga kerajaan Inggris telah menjadi hari libur publik, dari pernikahan Pangeran Charles dan Diana pada 1981, Pangeran William dan Kate Middleton pada 2011, hingga Putri Anne dan Mark Phillips pada 1973.

Namun Pangeran Harry dan Meghan Markle belum memastikan apakah hal ini juga akan berlaku untuk pernikahan mereka di 19 Mei mendatang. Sekretaris Istana Kensington hanya menyebut sekilas mengenai adanya jam-jam relaksasi.

"Saya harap adanya jam-jam relaksasi yang diberikan akan mendorong orang-orang untuk semakin merayakan dan berkumpul bersama pada momen spesial bagi negeri ini," ucapnya.


4. Menolak kado pernikahan

Pangeran Harry dan Meghan Markle tidak akan menerima kado pernikahan pada Mei 2018 mendatang. Sebagai alternatif, uang yang diberikan sebagai kado pernikahan akan mereka sumbangkan untuk mendukung isu-isu sosial.

Asosiasi yang akan menerima sumbangan ini diantaranya CHIVA (asosiasi HIV untuk anak-anak), Crisis (sumbangan untuk tunawisma di Inggris), the Myna Mahila Foundation (sumbangan untuk perempuan miskin di Mumbai), Scotty's Little Soldiers (sumbangan untuk membantu anak-anak Armed Forces), StreetGames, Surfers against Sewage and The Wilderness Foundation UK.

5. Tidak undang politisi

Dari sekitar 600 hadirin yang akan datang ke pernikahan tersebut, pihak Istana Kensingtong telah memutuskan untuk tidak mengundang politisi.

"Telah diputuskan bahwa sebuah daftar resmi pemimpin-pemimpin politik, baik dari Inggris maupun internasional, tidak dibutuhkan untuk pernikahan Pangeran Harry dan Nona Markle," ucap seorang juru bicara dalam sebuah pernyataan.

Hal ini disebabkan Pangeran Harry merupakan orang yang mengantri di urutan keenam dari jabatan raja. Di sisi lain, Istana Kensington akan mengundang sejumlah orang-orang Inggris dari berbagai kalangan, terutama mereka yang dinilai telah melakukan jasa besar terhadap masyarakat. Salah satunya adalah Philip Gilespie dari Ballymedia, seorang difabel yang kehilangan kakinya di perang Afghanistan. Gilespie berjasa mengumpulkan uang untuk membantu para veteran perang.


6. Rekomendasi gaun pernikahan Meghan Markle

Meghan Markle telah sering tampil di publik dalam balutan rancangan-rancangan berbagai macam desainer Kanada, dari Erdem, Antonio Berardi, hingga Marchesa dan Misha Nonoo. Pada pemotretan prapernikahan, Meghan Markle mengenakan gaun dari Ralph & Russo.

Kritik fesyen Vogue, Anders Christian Madsen menilai bahwa Meghan Markle akan terlihat bagus mengenakan gaun Victorian Erdem dengan hiasan kerutan, gaun John Galliano untuk Maison Margiela, atau gaun Giles Deacon yang elegan dan cocok untuk kemewahan Inggris.

"Saya akan senang melihatnya mengenakan sesuatu yang berani dan menantang pada hari pernikahannya," ucap Madsen, seperti dikutip dari Vogue.

7. Priyanka Chopra dan Serena Williams kemungkinan menjadi pengiring pengantin

Untuk pernikahannya, Meghan Markle harus memilih beberapa pengiring pengantin. Pengiring pengantin ini dipilih dari teman-teman terdekatnya. Nama-nama yang telah diperkirakan diantaranya aktris India Priyanka Chopra dan pemain tenis Serena Williams.

Pasalnya, setelah Meghan Markle menghapus akun jejaring sosial Instagram-nya, publik memiliki kesulitan lebih dalam memantau pertemanan Meghan Markle. (ast/rah)