Wabah Salmonella, Peternakan AS Tarik 200 Juta Butir Telur

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Senin, 16/04/2018 08:55 WIB
Wabah Salmonella, Peternakan AS Tarik 200 Juta Butir Telur ilustrasi telur ayam (Raw Pixel)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah peternakan di Indiana, Amerika Serikat menarik sekitar 200 juta butir telur karena serangan Salmonella.

Peternakan bernama Rose Acre Farm ini menarik 206.749.248 butir telur ayam yang dijual di sembilan negara bagian Amerika Serikat tersebut. Menurut FDA dalam pernyataannya, telur-telur ayam ini dianggap memiliki bahaya potensial kontaminasi Salmonella.

Penarikan telur ayam ini dikarenakan sudah menyebabkan setidaknya 22 orang jatuh sakit.


Telur-telur ini dijual di berbagai toko retail dan restoran. Peternakan tersebut juga menjangkau konsumennya sampai ke Colorado, Florida, New Jersey, New York, Carolina Utara, Pennsylvania, Carolina Selatan, Virginia, dan Virginia Barat.


"Konsumen yang memiliki telur ayam dari beberapa brand termasuk Coburn Farms, Country Daybreak, Food Lion, Glenview, Great Value, Nelms, Sunshine Farm, tidak disarankan untuk memakannya," tulis komisioner FDA Scott Gottlieb dalam akun twitternya, dikutip dari CNN.

"Buang atau kembalikan telur ke tempat Anda membeli untuk mendapatkan uang kembali."

Wabah Salmonella dalam telur ayam sendiri menyebabkan berbagai penyakit serius. Beberapa bahkan menyebabkan infeksi fatal, terutama pada anak kecil, orang tua, dan orang dengan imunitas tubuh yang lemah.


Salmonella sendiri biasanya menyebar lebar produk peternakan yang terkontaminasi, daging, telur dan air. Ayam bisa menularkan bakteri Salmonella ke telur karena melewati saluran yang sama dengan saluran feses. Menurut departemen pertanian AS, bakteri Salmonella yang ada di ovarium ayam betina ini akan masuk ke telur sebelum cangkang telur terbentuk.

Hal ini akan memengaruhi saluran pencernaan terutama usus.

Akibatnya, penderita yang terserang akan memiliki gejala seperti demam, mual, diare, dan sakit dada. (chs/chs)