Sabang Marine Festival 2018 Dorong Pertumbuhan Wisata Bahari

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 13:53 WIB
Sabang Marine Festival 2018 Dorong Pertumbuhan Wisata Bahari Ilustrasi (Foto: AFP PHOTO / Alberto PIZZOLI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sabang Marine Festival (SMF) 2018, yang direncanakan berlangsung pada 26-30 April 2018, dipastikan diikuti 22 kapal yacth dari mancanegara. Kegiatan SMF 2018 memasuki tahun ke-4 ini mengangkat tema 'Sabang-Golden Marine Tourism Triangle'.

Ajang ini diproyeksikan menjadi sarana yang efektif mempromosikan Sabang sebagai destinasi wisata bahari (marine tourism) kelas dunia, sekaligus mendorong pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Dwisuryo Indroyono Soesilo, mengatakan Sabang Marine Festival 2018, menempuh jalur pelayaran meliputi, Sabang (Indonesia) - Phuket (Thailand) - Langkawi (Malaysia).


Tak hanya itu, SMF 2018 juga dijadikan momentum yang tepat untuk mendorong kerjasama Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

[Gambas:Instagram]

"Kerjasama IMT GT dapat dimulai dari kerjasama marine tourism, antara lain diwujudkan dalam Sabang Marine Festival 2018," kata Indroyono Soesilo, dalam rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (16/4).

Menurut Indroyono Soesilo, Indonesia mempunyai potensi yang luar biasa dibidang wisata bahari, sehingga pemerintah memberi perhatian serius untuk pengembangan, di antaranya melalui deregulasi serta peningkatan fasilitas pendukungnya.

"Kita mentargetkan wisata bahari akan memberikan kontribusi sebanyak 4 juta wisatawan mancanegara (wisman), 500 ribu di antaranya wisman kapal pesiar (cruise) dari target 20 juta wisman pada 2019," ujarnya.

Sementara itu Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Sayid Fadhil, mengatakan salah satu tujuan penyelenggaraan SMF 2018, selain meningkatkan kunjungan wisman ke Sabang, adalah melahirkan jalur Regatta Yachting Golden Triangle SaPhuLa (Sabang, Phuket, & Langkawi) sebagai jalur tiga destinasi dalam satu paket wisata.

[Gambas:Instagram]

"Phuket dan Langkawi sudah lama menjadi destinasi yacht dunia. Ratusan kapal ada di sana. Kita berusaha menarik ke Sabang," kata Sayid Fadhil.

Melalui event SMF 2018, ia melanjutkan, akan menjadi momentum untuk melakukan kompetisi free diving kelas dunia, karena Sabang merupakan destinasi diving kelas dunia memiliki lebih dari 22 diving site sebagai salah satu daya tarik.

"Sebagai marine tourism kelas dunia, Sabang memproyeksikan tahun ini dikunjungi sebanyak 61 kapal yacht, 9 kapal cruise, dan 6.210 divers, total sebanyak 29 ribu wisman, sedangkan tahun 2019 akan meningkat menjadi 76 kapal yacht, 10 kapal cruise, dan 10.736 divers total sebanyak 38.681 wisman," kata Sayid Fadhil.

Event SMF 2018 akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan antara lain: Kenduri Laot, Art and Performance, Yachts Parade, Fun Bike, City Tour Sabang dan Banda Aceh, serta Launching Sabang Yacht Club. (agr)